Stockwatch.id Versi penuh
Financial

Kinerja Moncer, Laba Bersih CBDK Melonjak 225% Jadi Rp1,68 Triliun di Semester I 2026

Oleh konrad 03 Aug 2026 17:04 3 menit baca

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mencatatkan kinerja keuangan yang sangat kuat sepanjang semester I-2026. Pengembang kawasan pusat bisnis (CBD) di PIK2 ini membukukan laba bersih sebesar Rp1,68 triliun atau melonjak 225% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan siaran pers CBDK, Senin 3 Agustus 2026, lonjakan laba ini ditopang oleh pendapatan yang mencapai Rp2,2 triliun atau tumbuh 84% dibandingkan semester I 2025.

Capaian laba bersih semester pertama tahun ini bahkan telah melampaui perolehan laba bersih CBDK sepanjang tahun buku 2025.

Kenaikan pendapatan terutama berasal dari penyerahan kaveling tanah komersial di kawasan CBD PIK2 yang menjadi kontributor terbesar. Selain itu, pendapatan juga ditopang oleh penjualan produk komersial seperti Bizpark PIK2 dan Rukan Milenial.

Segmen residensial juga memberikan kontribusi melalui penjualan Rumah Milenial yang menyasar generasi muda serta Permata Hijau Residence yang menawarkan hunian premium.

Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, profitabilitas perseroan meningkat signifikan. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai Rp1,68 triliun dengan margin laba bersih naik menjadi 76% dari 43% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Perseroan menilai pertumbuhan laba yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pendapatan mencerminkan optimalisasi monetisasi kawasan CBD PIK2. Kontribusi penjualan kaveling tanah komersial dengan margin tinggi menjadi salah satu pendorong utama peningkatan profit tersebut. Dari sisi fundamental, CBDK memiliki total aset Rp22,2 triliun hingga 30 Juni 2026.

Perseroan juga terus memperkuat portofolio aset melalui pengembangan properti investasi, termasuk proyek Nusantara International Convention & Exhibition (NICE) yang mulai beroperasi sejak Agustus 2025.

NICE memiliki luas sekitar 123.000 meter persegi dengan kapasitas menampung sekitar 104.000 pengunjung. Fasilitas ini menjadi salah satu pusat kegiatan MICE terbesar yang mendukung aktivitas bisnis dan penyelenggaraan berbagai acara berskala besar di kawasan PIK2. Sejak mulai beroperasi pada Agustus 2025, NICE telah berhasil mendatangkan sebanyak 55 event.

Selain itu, nilai aset tetap CBDK meningkat Rp126 miliar atau sekitar 28%. Peningkatan tersebut terutama berasal dari pembangunan Hotel Hilton PIK2 yang masih berjalan sesuai rencana dan ditargetkan mulai beroperasi pada paruh kedua tahun depan.

Presiden Direktur CBDK, Steven Kusumo, mengatakan hasil kinerja perseroan pada semester pertama tahun ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengembangkan sekaligus memonetisasi kawasan terintegrasi PIK2.

“Hasil kinerja CBDK pada semester ini mencerminkan kemampuan Perusahaan dalam terus membangun dan memonetisasi kawasan ekosistem terintegrasi PIK2. Di saat yang sama, perusahaan tetap berkomitmen untuk terus mengedepankan strategi pengembangan yang berkelanjutan di kawasan PIK2 agar tetap dipercaya dan dipilih sebagai lokasi strategis untuk ekspansi dan investasi jangka panjang para konsumen,” ujar Steven Kusumo.

Menurut dia, keberadaan NICE yang telah beroperasi dan pembangunan Hotel Hilton PIK2 akan menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan jangka panjang perseroan.

“Dengan telah beroperasinya Nusantara International Convention Exhibition (NICE) dan pembangunan Hotel Hilton PIK2 yang berjalan sesuai dengan rencana, kami sedang membangun fondasi pertumbuhan jangka panjang yang semakin kuat. Dengan berbagai pengembangan infrastuktur dan produk yang terus berjalan, kami optimistis PIK2 akan semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi bisnis dan pusat aktivitas ekonomi baru di kawasan pesisir utara Jakarta,” tutup Steven


Topik terkait
cbdk bangun kosambi sukses laba bersih cbdk pik2 kinerja keuangan 2026