STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Permata Tbk (BNLI) mencatat kinerja solid sepanjang semester I 2025. Ini tergambar pada pendapatan operasional dan laba bersih Perseroan. BNLI membukukan laba bersih Rp1,64 triliun pada semester I 2025, naik 7,19% dari Rp1,53 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Dengan demikian, laba bersih persaham BNLI naik dari Rp42 menjadi Rp45 di semester I 2025.
BNLI mencatat total pendapatan operasional sebesar Rp5,95 triliun di semester I 2025. Ini berasal dari pendapatan bunga dan syariah bersih sebesar Rp4,85 triliun dan pendapatan lain Rp1,097 triliun.
Menurut laporan keuangan BNLI per Juni 2025 yang disampaikan ke BEI, Rabu (23/7/2025), pencapaian ini naik 3,66% dibandingkan jumlah pendapatan operasional BNLI di semester I 2024 sebesar Rp5,74 triliun. Pendapatan operasional ini berasal dari pendapatan bunga dan syariah bersih sebesar Rp4,81 triliun dan pendapatan lain Rp927,20 miliar.
Seiring pendapatan, beban operasional BNLI naik 1,87% dari Rp3,75 triliun menjadi Rp3,82 triliun per Juni 2025. Meski begitu, laba sebelum pajak BNLI tumbuh 7,07% dari Rp1,98 triliun per Juni 2024 menjadi Rp2,12 triliun per Juni 2025.
Sementara itu, jumlah aset BNLI naik 1,98% dari Rp259,06 triliun per 31 Desember 2024 menjadi Rp264,19 triliun per 30 Juni 2025. Perseroan mencatat kenaikan liabilitas 1,9% dari Rp216,46 triliun menjadi Rp220,60 triliun. Adapun jumlah ekuitas BNLI tumbuh 2,3% dari Rp42,60 triliun per 31 Desember 2024 menjadi Rp43,58 triliun per 30 Juni 2025.
