back to top

Komisaris AKPI Henry Liem Lepas 193.200 Saham Perusahaan di Harga Rp530

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Henry Liem, Komisaris  PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual 193.200  lembar saham perusahaan melalui Bursa Efek Indonesia pada 6 Maret 2026. Harga per lembar saham AKPI sebesar Rp530 dengan nilai Rp102,39 juta.

Seperti dikutip dalam laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 9 Maret 2026, Henry Liem menjual saham AKPI  untuk tujuan divestasi dengan status kepemilikan saham langsung.

Setelah  penjualan tersebut, kepemilikan Henry Liem tatas saham AKPI turun menjadi 14.483.759 unit (2,365%), dari sebelumnya 14.483.759 unit  (2,397%).

Hingga pukul 14.32 WIB perdagangan sesi II di Bursa Efek Indonesia, Senin 9 Maret 2026, saham AKPI tercatat di Rp505 per unit, turun 4,72% dibanding penutupan sehari sebelumnya di Rp530. Selama perdagangan sepekan, harga saham AKPI  naik 1,92%, dari posisi Rp520 per saham menjadi Rp530 per saham.

Seperti diketahui, PT Argha Karya Prima Industry Tbk (AKPI) memproduksi dan mendistribusikan film kemasan fleksibel untuk keperluan industri dan barang konsumsi. Perusahaan  tersebut didirikan pada tahun 1980 sebagai produsen BOPP (Biaxially Oriented Polypropylene) pertama di Asia Tenggara.

Pada tahun 1991, seiring pertumbuhan usahanya, perusahaan  tersebut memperluas bisnisnya ke luar negeri dengan mendirikan Stenta Films (M) Sdn Bhd dan fasilitas produksi BOPET (Biaxially Oriented Polyethylene Terephthalate) di Malaysia. AKPI melakukan IPO pada bulan Desember 1992. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

PT SMI Rilis Obligasi Ritel ORIS Mulai Rp5 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau...

Penurunan IHSG Berlanjut, Ambruk Lagi 3,27% ke 7.337,369

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Awal pekan, Indeks Harga Saham Gabungan...

Global Sukses Solusi (RUNS) Resmi Jadi Mitra Sistem Digitalisasi Koperasi Merah Putih

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Global Sukses Solusi Tbk (RUNS) melalui...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru