Komisaris Jaya Swarasa (TAYS) Jual 2,28% Saham Perusahaan, Dapat Cuan Segini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Anwar Tay, Komisaris sekaligus pemegang saham pengendali PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan FMCG (fast-moving consumer goods...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Anwar Tay, Komisaris sekaligus pemegang saham pengendali PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS) mengurangi porsi kepemilikan sahamnya di perusahaan FMCG (fast-moving consumer goods), khususnya di segmen makanan ringan tersebut melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke BEI Kamis 9 April 2026, Anwar Tay menjual 25.000.000 lembar (2,28%) saham TAYS pada pada harga Rp40 per lembar sehingga berhasil mendapatkan keuntungan Rp1 miliar. Tujuan transaksi adalah trading dengan kepemilikan saham langsung.
Sebelum transaksi, Anwar Tay menggenggam sebanyak 394.820.000 lembar saham TAYS. Jumlah ini setara dengan porsi kepemilikan sebesar 35,93%. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan saham Anwar Tay terhadap saham TAYS berkurang atau turun menjadi 369.820 lembar atau setara 33,65%.
Hingga pukul 11.05 WIB perdagangan sesi I di Bursa Efek Indonesia, Kamis 9 April 2026, saham TAYSS terpantau di Rp58 per unit, tidak berubah dibanding sehari sebelumnya. Selama periode sepekan, harga saham TAYS turun sebesar 7,93%, dari posisi Rp63 per saham menjadi Rp58 per saham pada 8 April 2026.
PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS), atau Tays Bakers, didirikan pada tahun 1998. Perusahaan ini bergerak dalam industri FMCG (fast-moving consumer goods), khususnya di segmen makanan ringan. TAYS merupakan anak perusahaan dari PT Tays Bogainti Selaras, yang fokus pada wafer, biskuit, cokelat, dan puff.
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- SIMP Kantongi Laba Rp874 Miliar di Semester I 2026, Penjualan CPO Melonjak 15%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...
- Kinerja IHSG Juli 2026 Menguat Tajam 10,51%, Investor Nikmati Reli Bursa
- IHSG Ditutup Naik 49,762 Poin ke 6.236,126, Mayoritas Saham dan Bursa Asia Mengh...
- Prabowo Resmikan Akad Massal 62.000 KPR Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp880 Mi...
- BRI Bekali PMI di Taiwan dengan Literasi Keuangan dan Kewirausahaan, Siapkan Usa...