STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Komisaris PT Ultra Jaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ), Suhendra Prawira Widjaja menambah kepemilikan sahamnya pada perusahaan tersebut pada tanggal 8 dan 9 Januari 2026.
Suhendra Prawira Widjaja membeli saham sebanyak 1.522.700 lembar saham ULTJ pada kisaran harga Rp1.440-Rp1.450 per lembar. Sehingga total nilai transaksi tersebut mencapai Rp2,2 miliar
Seperti dikutip dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Selasa 13 Januari 2026, sebelum transaksi, Suhendra Prawira Widjaja menggenggam 134.214.860 lembar saham. Jumlah ini setara dengan porsi kepemilikan sebesar 1,29%. Setelah pembelian tersebut, kepemilikan saham Suhendra meningkat menjadi 135.737.560 lembar atau setara 1,31%.
Adapun tujuan transaksi adalah investasi dengan status kepemilikan saham langsung. Porsi suara Suhendra Prawira Widjaja kini naik menjadi 1,31%.
Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk (ULTJ) bergerak dalam bidang industri makanan dan minuman, khususnya minuman susu dan teh. Didirikan pada tahun 1958, di Bandung (Jawa Barat), sebagai industri rumah tangga yang memproduksi susu kemasan. Berbentuk perseroan terbatas sejak tahun 1971, kemudian IPO pada tahun 1990. Perusahaan juga memproduksi jus kemasan bernama Buavita yang diakuisisi oleh Unilever Indonesia pada tahun 2008.
Produk-produknya yang terkenal di Indonesia antara lain Susu Ultra (induk merek perusahaan), Ultra Susu Kental Manis, Ultra Mimi, Teh Kotak, Sari Asem Asli, Sari Kacang Ijo, dan Keju (kolaborasi antara perusahaan dan Kraft Heinz). Produk utamanya, Ultra Milk, memimpin segmen susu cair selama bertahun-tahun; sedangkan Teh Kotak memimpin segmen teh dalam karton siap minum. (konrad)
