STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Putra Borneo Agro Lestari, salah satu pemegang saham PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS) melakukan penambahan investasi dengan memborong sebanyak 122.905.000 unit (1,29%) saham emiten di bidang perkebunan kelapa sawit terpadu tersebut pada tanggal 15 Januari 2026.
Menurut laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Senin 19 Januari 2026, Putra Borneo Agro Lestari membeli saham SSMS pada harga Rp1.545 per lembar sehingga dana yang dikucurkan mencapai Rp189,88 miliar.
Pembelian saham SSMS oleh Putra Borneo Agro Lestari untuk kepentingan investasi langsung. Setelah transaksi tersebut, kepemilikan Putra Borneo Agro Lestari atas SSMS meningkat menjadi 1.088.101.485 unit (11,42%) dari sebelumnya sebanyak 965.196.485 unit saham atau setara dengan 10,13%.
Hingga kuartal III 2025, SSMS membukukan laba bersih k sebesar Rp1 triliun, tumbuh 64% jika dibandingkan Rp609,3 miliar pada kuartal III 2024. Pendapatan bersih SSMS naik 49,18% jadi Rp11,01 triliun, dari Rp7,38 triliun kuartal III 2024.
Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Senin 19 Januari 2026, saham SSMS tercatat Rp1.545 per unit, naik 0,98% dibanding sehari sebelumnya. Jika dibandingkan antara harga 16 Desember 2025 sebesar Rp1.605 per unit terhadap harga penutupan hari ini di Rp1.5455 per unit, maka saham perusahaan perkebunan kelapa sawit tersebut telah turun sebesar 3,73%. (konrad)
