back to top

Kurangi Kepemilikan, Pengendali Jual 1% Saham CEKA di Bawah Harga Pasar, Dapat Cuan Miliaran

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Centratama Niaga Indonesia (CNI), pemegang saham pengendali PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) mengurangi porsi kepemilikan dengan menjual  sebanyak 5.950.000  unit (1%) saham di perusahaan tersebut melalui Bursa Efek Indonesia pada tanggal 5 Maret 2026.

Pengendali menjual saham pada harga Rp2.251 per lembar sehingga mendapatkan dana sebesar Rp13,39 miliar. Tujuan transaksi  tersebut adalah penjualan sebagian kecil saham CEKA dengan status kepemilika langsung.

Di Bursa Efek Indonesia, saham CEKA ditutup di level Rp2.330 per unit  pada, Kamis, 5 Maret 2026. Dengan demikian, Centratama Niaga Indonesia menjual saham CEKA dibawah harga pasar atau terdapat diskon sebesar 3,39%.

Setelah penjualan tersebut, kepemilikan Centratama Niaga Indonesia  (CNI) atas saham CEKA turun menjadi  511.821.000 unit atau setara 86,02%,  dari sebelumnya sebesar 517.771.000 unit  atau setara dengan 87,02% saham.

Dari sisi keuangan, CEKA membukukan penjualan bersih sebesar Rp7 triliun pada kuartal III 2025, naik 25,8% dari  periode yang sama 2024 sebesar Rp5,57 triliun. Meski penjualan naik,  laba bersih Perseroan turun sebesar 26,6% menjadi Rp160,05 miliar pada kuartal III 2025, dibanding Rp218,06 miliar  kuartal III 2024.

Sekedar informasi, PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) merupakan perusahaan multinasional di Indonesia yang memproduksi minyak nabati dan minyak khusus untuk industri makanan dan perdagangan umum.

Perusahaan ini didirikan pada tahun 1988 dengan nama Cahaya Kalbar. Melakukan IPO pada tahun 1996, kemudian berganti nama menjadi sekarang pada tahun 2013. Produknya dipasarkan di pasar domestik dan internasional. Perusahaan ini merupakan bagian dari Wilmar International Limited. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Prajogo Pangestu Tambah Porsi Saham CUAN, Jumlah Investor Baru Melonjak

JAKARTA, STOCKWATCH.ID - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN)...

PIPA Batal Perpanjang Tender Wajib, Kini Fokus Rebranding dan Right Issue

STOCKWATCH.ID (TANGERANG) – PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA)...

IHSG Pagi Ini ke Zona Merah, Anjlok 1,95%, Bursa Asia Menguat

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru