STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Darma Henwa Tbk (DEWA) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp239,14 miliar (Rp6,34 per saham) per 30 September 2025. Realisasi ini melonjak 519,28% dibandingkan Rp38,62 miliar (Rp1,77 saham) pada periode yang sama tahun 2024.
Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025 yang dipublikasikan Rabu, 28 Januari 2026, pendapatan DEWA tumbuh 2,81% menjadi Rp4,65 triliun. Angka ini meningkat dari realisasi pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp4,52 triliun.
Kenaikan laba bersih dipicu oleh efisiensi pada beban operasional. Beban pokok pendapatan Perseroan turun 5,25% menjadi Rp3,98 triliun dari Rp4,20 triliun pada 2024. Dampaknya, laba bruto DEWA melesat 106,64% menjadi Rp673,15 miliar dibandingkan Rp325,76 miliar setahun sebelumnya.
Di sisi lain, beban umum dan administrasi tercatat naik menjadi Rp181,71 miliar dari Rp150,47 miliar. Penghasilan keuangan Perseroan mencapai Rp5,54 miliar atau naik 45,39% dari Rp3,81 miliar pada 2024. Laba sebelum pajak penghasilan tercatat Rp333,02 miliar, meroket 293,31% dibandingkan Rp84,67 miliar tahun lalu.
Dari sisi neraca keuangan, DEWA memiliki total aset sebesar Rp10,83 triliun per 30 September 2025. Jumlah liabilitas Perseroan tercatat Rp6,15 triliun dengan total ekuitas sebesar Rp4,68 triliun.
Manajemen memberikan catatan khusus terkait keberadaan aset perusahaan. “Jumlah tercatat aset tetap Grup pada tanggal 30 September 2025 sebesar Rp 5.059.975 juta,” tulis manajemen dalam laporan keuangan tersebut.
Selain kinerja operasional, Perseroan juga menginformasikan aksi korporasi setelah periode pelaporan berakhir. “Program pembelian kembali dilakukan pada periode 19 November 2025 sampai dengan 19 Februari 2026,” sebut manajemen.
PT Darma Henwa Tbk merupakan perusahaan yang didirikan pada 8 Oktober 1991 dengan nama awal PT HWE Indonesia. Perseroan bergerak di bidang jasa penambangan dan aktivitas penggalian lainnya.
DEWA mulai beroperasi secara komersial sejak tahun 1996. Saat ini, kegiatan usaha Perseroan meliputi jasa reparasi mesin, penyewaan alat berat, hingga konstruksi bangunan sipil untuk mendukung industri pertambangan.
