STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Temas Tbk (TMAS) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp499,23 miliar (Rp9 per saham) pada 2025, anjlok 25,85% jika dibandingkan Rp673,36 miliar (Rp12 per saham) pada 2024.
Penurunan laba TMAS, menurupan laporan keuangan Desember 2025, disebabkan antara lain oleh laba atas pelepasan aset tetap dan terminasi sewa yang merosot 68,82% menjadi Rp70,78 miliar pada 2025, dari tahun sebelumnya sebesar Rp227,06 miliar.
Selain itu, penurunan laba emiten pengangkutan kargo laut juga disebabkan kenaikan beban jasa sebesar 3,09% jadi Rp3,55 triliun pada 2025, dari Rp3,44 triliun. Perseroan menderita rugi kurs Rp1,55 miliar pada 2025, dari sebelumnya laba kurs Rp14,4 miliar. Beban keuangan naik menjadi Rp87,27 miliar dari Rp84,95 miliar.
Akumulasi berbagai kenaikan beban itu menyebabkan laba sebelum pajak emiten jasa transportasi laut beraset Rp5,29 triliun per Desember 2025 itu anjlok 24,68% menjadi Rp649,19 miliar pada 2025 dari Rp862 miliar pada tahun 2024.
Kendati laba turun, pendapatan TMAS naik 0,09% mencapai Rp2,34 triliun pada 2025, dari Rp2,34 triliun pada 2024. Penyumbang terbesar pendapatan Perseroan tahun lalu berasal dari jasa pelayaran ke pihak ketiga yakni Rp4,17 triliun.
Total liabilitas TMAS per Desember 2025 sebesar Rp2,13 triliun, meningkat 37,99% dari Rp1,54 triliun per Desember 2024. Ini terdiri atas liabilitas jangka pendek sebesar Rp757,90 miliar dan liabilitas jangka panjang Rp1,38 triliun. Adapun jumlah ekuitas Perseroan Rp3,15 triliun per Desember 2025. (konrad)
