Laba Pakuwon Jati Turun 22,97% per Juni 2024, Ini Penyebabnya
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) melaba Rp846,36 miliar (Rp17,67 per saham) pada Januari-Juni 2024, turun 22,97% jika dibandingkan Rp1,09 triliun (Rp22,82 per saham) pada periode...
Akumulasi antara beban usaha, beban keuangan dan rugi kurs di atas menyebabkan laba sebelum pajak emiten properti beraset Rp34,24 triliun per Juni 2024 itu turun 15,48% menjadi Rp1,05 triliun pada Januari-Juni 2024 dibanding Rp1,24 triliun pada Januari-Juni 2023.
Kendati laba turun, pendapatan bersih PWON meningkat 12,58% jadi Rp3,16 triliun pada Januari-Juni 2024 dari Rp2,89 triliun pada periode sama 2023. Pendapatan PWON dari kontrak dengan pelanggan menyumbang Rp2,26 triliun (68,28%) , sedangkan pendapatan sewa ruangan dan pendapatan apartemen service mengkontribusi sebesar Rp1,03 triliun (31,71%).(konrad)
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Wall Street Menghijau di Akhir Juli, Saham Amazon Terbang 15%
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro