back to top
Senin, Januari 26, 2026
30.4 C
Jakarta

Manajemen FITT Buka Suara soal Perdagangan 101,79 Juta Saham di Pasar Negosiasi

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) memberikan penjelasan terkait transaksi saham perseroan di Pasar Negosiasi. Transaksi tersebut melibatkan sebanyak 101.790.000 saham. Jumlah ini setara dengan 7,804% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.

Direktur FITT, Sukino menyebut perseroan tidak terlibat dalam transaksi tersebut. Klarifikasi ini disampaikan untuk menjawab permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

Manajemen FITT mengaku tidak memiliki informasi detail mengenai pihak yang melakukan jual beli. Sukino menegaskan transaksi itu terjadi murni antar pemegang saham.

“PT Hotel Fitra International Tbk (“Perseroan”) tidak terlibat dalam transaksi saham dimaksud dan tidak memiliki informasi mengenai pihak-pihak yang bertindak sebagai penjual dan/atau pembeli, serta tujuan dari transaksi tersebut, karena transaksi dilakukan di Pasar Negosiasi antar pemegang saham Perseroan,” tulis Sukino dalam keterbukaan informasi, Senin (26/1/2026).

Transaksi jumbo ini dipastikan tidak mengubah struktur kepemilikan saham perseroan. Posisi pemegang saham pengendali juga tidak mengalami perubahan.

Saat ini, PT Jinlong Resources Investment (PT JRI) masih menjadi pemegang saham pengendali FITT. Perusahaan tersebut tetap menggenggam 1.032.397.500 lembar saham atau mewakili 79,16% kepemilikan.

Sukino menjelaskan transaksi di Pasar Negosiasi ini tidak memicu kewajiban penawaran tender wajib atau Mandatory Tender Offer (MTO). Hal ini dikarenakan tidak ada perubahan pengendalian sesuai ketentuan POJK 9/2018.

Meski demikian, kewajiban MTO tetap melekat pada aksi korporasi sebelumnya. PT JRI telah mengambil alih 48,07% saham pada 15 Desember 2025. Pengambilalihan itulah yang menimbulkan kewajiban penawaran tender wajib bagi pengendali baru.

Terkait identitas pembeli dalam transaksi 7,804% saham tersebut, manajemen tidak mengetahuinya secara pasti. Namun, berdasarkan pengetahuan perseroan, pembeli bukan merupakan pihak terafiliasi.

“Perseroan tidak memiliki informasi mengenai identitas pihak-pihak yang bertindak sebagai pembeli dalam transaksi tersebut. Berdasarkan pengetahuan Perseroan, pembeli bukan merupakan pihak terafiliasi dengan Perseroan,” lanjut Sukino.

Sejauh ini, manajemen juga tidak melihat adanya keterlibatan investor asing. Transaksi tersebut dipastikan tidak berdampak pada operasional maupun strategi bisnis perseroan di masa mendatang.

Struktur manajemen, baik Direksi maupun Dewan Komisaris, tetap solid dan tidak berubah. Kebijakan perusahaan serta kepentingan pemegang saham publik juga dipastikan tidak terganggu.

BEI turut mempertanyakan aktivitas transaksi sang pengendali setelah pergantian tahun. Manajemen menegaskan PT JRI tidak melakukan aktivitas perdagangan saham FITT dalam beberapa pekan terakhir.

“PT JRI tidak pernah melakukan transaksi atas saham Perseroan setelah tanggal 31 Desember 2025,” tandas Sukino.

- Advertisement -

Artikel Terkait

ARNA Realisasikan Buyback 20,387 Juta Lembar Saham Senilai Rp10,925 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Manajemen PT Arwana Citramulia Tbk (ARNA) menyampaikan...

IHSG Berhasil Geser ke Zona Hijau, Naik 0,27% Diungkit Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka menguat di level 8.967,728, Indeks Harga Saham...

Mulai Besok, GX Archipelago Tender Wajib 70,50% Saham BOGA Senilai Rp1,41 Triliun, Harga Tender Lebih Tinggi 1,73%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – GX Archipelago Pte, Ltd akan melakukan penawaran...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru