Manajemen FITT Buka Suara soal Perdagangan 101,79 Juta Saham di Pasar Negosiasi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) memberikan penjelasan terkait transaksi saham perseroan di Pasar Negosiasi. Transaksi tersebut melibatkan sebanyak 101.790.0...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) memberikan penjelasan terkait transaksi saham perseroan di Pasar Negosiasi. Transaksi tersebut melibatkan sebanyak 101.790.000 saham. Jumlah ini setara dengan 7,804% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan.
Direktur FITT, Sukino menyebut perseroan tidak terlibat dalam transaksi tersebut. Klarifikasi ini disampaikan untuk menjawab permintaan penjelasan dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Manajemen FITT mengaku tidak memiliki informasi detail mengenai pihak yang melakukan jual beli. Sukino menegaskan transaksi itu terjadi murni antar pemegang saham.
"PT Hotel Fitra International Tbk (“Perseroan”) tidak terlibat dalam transaksi saham dimaksud dan tidak memiliki informasi mengenai pihak-pihak yang bertindak sebagai penjual dan/atau pembeli, serta tujuan dari transaksi tersebut, karena transaksi dilakukan di Pasar Negosiasi antar pemegang saham Perseroan," tulis Sukino dalam keterbukaan informasi, Senin (26/1/2026).
Transaksi jumbo ini dipastikan tidak mengubah struktur kepemilikan saham perseroan. Posisi pemegang saham pengendali juga tidak mengalami perubahan.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...