back to top

Manuver Batu Investasi Indonesia! Borong Saham PGJO Demi Perkuat Cengkeraman Kendali

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) —– PT Bahtera Bumi Raya Tbk (PGJO) kembali menjadi sorotan di pasar modal. Salah satu pemegang saham utamanya, Batu Investasi Indonesia, baru saja menambah porsi kepemilikannya secara signifikan. Langkah ini dilakukan melalui transaksi pembelian saham yang cukup besar.

Batu Investasi Indonesia memborong sebanyak 161.899.350 lembar saham PGJO. Transaksi ini terjadi pada tanggal 3 Desember 2025. Harga pembelian dipatok di level Rp 122 per saham. Dengan demikian, total dana yang dikucurkan mencapai sekitar Rp 19,75 miliar.

Tujuan transaksi ini cukup jelas. Batu Investasi Indonesia melakukan pelaksanaan penawaran tender wajib. Hal ini sesuai dengan kewajiban pengendali baru dalam sebuah perusahaan terbuka.

Akibat aksi korporasi ini, kepemilikan saham Batu Investasi Indonesia di PGJO melonjak tajam. Sebelum transaksi, mereka menguasai 493.088.500 unit saham atau setara 61,96%. Kini, kepemilikannya bertambah menjadi 654.987.850 unit saham.

Porsi kepemilikan baru ini setara dengan 82,30% dari total saham PGJO. Kenaikan persentase yang drastis ini semakin mengukuhkan posisi Batu Investasi Indonesia sebagai pengendali utama emiten yang bergerak di bidang jasa angkutan laut tersebut.

Dalam laporan kepemilikan saham yang dikirimkan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Batu Investasi Indonesia menegaskan statusnya sebagai pengendali. Mereka juga menyatakan komitmennya untuk mempertahankan posisi tersebut.

“Jika ya, apakah akan mempertahankan pengendalian? : Ya,” tulis perwakilan Batu Investasi Indonesia dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan Senin (8/12/2025).

Transaksi ini merupakan bagian dari mekanisme pasar modal yang wajar. Investor publik diharapkan mencermati perubahan struktur kepemilikan ini sebagai bahan pertimbangan dalam berinvestasi. Langkah pengendali yang memperbesar porsi sahamnya seringkali diartikan sebagai sinyal kepercayaan terhadap prospek masa depan perusahaan.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Ditagih MSCI, OJK Perintahkan SRO Buka-bukaan Data UBO atau ‘Pemilik Asli’ di Balik Saham”

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pasar modal Indonesia sedang berada di...

Saat Pasar Berfluktuasi, Pengendali Jual 2,87% Saham BULL, Dapat  Untung Rp207,68 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Delta Royal Sejahtera, salah satu pemegang...

Meski Masih Terkoreksi 1,06% ke 8.232,201, IHSG Perlahan Mulai Pulih

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Dibuka melemah di level 8.027,828, Indeks Harga Saham...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru