Maximus Graha Persada Batalkan Public Expose 27 Juli 2026, Ini Penjelasan Manajemen
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) membatalkan rencana pelaksanaan paparan publik (public expose) yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk (ASMI) membatalkan rencana pelaksanaan paparan publik (public expose) yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada tanggal 27 Juli 2026.
Pembatalan tersebut disampaikan Perseroan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui surat Nomor Maximus/640/DIR/214/07/2026 yang ditujukan kepada Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin.
Langkah itu merupakan tindak lanjut atas surat sebelumnya Nomor Maximus/613/DIR/198/07/2026 tertanggal 13 Juli 2026 mengenai rencana pelaksanaan public expose tahun 2026.
Dalam surat yang ditandatangani Direktur PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk tersebut, Manajemen Perseroan menjelaskan alasan pembatalan agenda tersebut.
“Pembatalan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan internal perusahaan untuk melakukan penyesuaian dan penyelarasan materi informasi publik yang akan disampaikan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi.
Meski membatalkan agenda yang telah dijadwalkan, Perseroan menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga keterbukaan informasi kepada publik dan pemegang saham.
“Kami tetap berkomitmen untuk menyampaikan informasi yang relevan dan transparan kepada publik sesuai dengan ketentuan yang berlaku, dan akan menyampaikan jadwal baru apabila paparan publik kembali dijadwalkan,” tulis manajemen.
Surat pembatalan tersebut juga ditembuskan kepada Dewan Komisaris PT Asuransi Maximus Graha Persada Tbk serta sejumlah pejabat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), yakni Direktur Pengawasan Transaksi Efek, Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Riil, dan Direktur Penilaian Keuangan Perusahaan Sektor Jasa.
Hingga saat ini, Perseroan belum mengumumkan jadwal pengganti pelaksanaan public expose yang dibatalkan tersebut.