STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), menandatangani perjanjian fasilitas kredit senilai US$100 juta dari The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, Singapore Branch pada 10 Maret 2026.
Siendy K Wisandana, Sekretaris Perusahaan MEDC dalam keterangan, Rabu (11/3/2026) mengemukakan, nilai pinjaman Hongkong Bank US$100 juta dan akan jatuh tempo 60 bulan sejak tanggal penandatanganan perjanjian fasilitas tersebut.
Menurut Siendy, fasilitas kredit yang didapat dari Hongkong Bank ini akan digunakan oleh MEDC dan Medco Energy Global Pte, Ltd untuk tujuan umum perusahaan. “Pinjaman tersebut akan dijamin oleh Perseroan (MEDC),” katanya.
Siendy menjelaskan, pemberian jaminan oleh Perseroan dalam perjanjian fasilitas merupakan suatu transaksi afiliasi berdasarkan POJK No.42. Namun, lanjutnya, pemberian jaminan tersebut dilakukan kepada Bank selaku pemberi pinjaman atas pinjaman yang diterima oleh Perseroan dan anak usaha Perseroan yang dikendalikan oleh Perseroan. Oleh sebab itu, Perseroan hanya diwajibkan untuk melaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan atau OJK sesuai Pasal 6 POJK No.42.
Tahun ini, Manajemen MEDC menargetkan produksi 165–170 ribu barel setara minyak per hari (boepd). Target Perseroan ini didorong oleh kontribusi proyek-proyek baru serta peningkatan kepemilikan operasi di sejumlah blok strategis.
Pada tahun 2025, MEDC membukukan kinerja operasional yang solid Perusahaan energi ini berhasil mencatatkan produksi minyak dan gas sebesar 156 ribu barel setara minyak per hari (mboepd). Bahkan pada kuartal IV 2025, produksi minyak maupun gas MEDC sempat menembus level 178 mboepd.
Medco Energi berhasil meningkatkan cadangan terbukti dan terduga (2P) menjadi 564 juta barel setara minyak (mmboe), naik dari tahun 2024. Indeks umur cadangan membaik menjadi 11,4 tahun, mencerminkan fondasi jangka panjang semakin kuat. Sumber daya kontinjensi (2C) tercatat mendekati 1 miliar boe. (konrad)
