Melantai di Bursa, IPO Harta Djaya Karya Ditawarkan Rp103 per Saham
STOCKWATCH.ID (JAKRTA) - Manajemen PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA), calon emiten di bidang dekorasi eksterior dan interior terintegrasi ini menggelar penawaran umum perdana (intial public offering/IPO...
Menurut manajemen MEJA, dana hasil IPO saham sebesar Rp10,905 miliar (24%) akan digunakan untuk pembelian aset tetap berupa peralatan kerja kantor. Sebesar Rp1,817 miliar (4%) untuk sewa bangunan dan kendaraan serta pengembangan sistem informasi dan jaringan. Sisanya sebesar Rp32,716 miliar (72%) untuk modal kerja Perseroan. Sedangkan dana yang diperoleh Perseroan dari pelaksanaan waran seri I, seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja Perseroan.
Saham dan waran seri I (MEJA dan MEJA-W) bernominal Rp20 per unit ini akan dicatatkan dan mulai diperdagangkan di BEI pada 12 Februari 2024. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menerbitkan pernyataan efektif untuk IPO MEJA pada 30 Januari 2024.
- 1
- 2
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Asuransi Maximus (ASMI) Berbalik Boncos! Rugi Rp124,2M pada Semester I-2026
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...