STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Kinerja keuangan PT Total Bangun Persada Tbk (TOTL) tampak solid pada 2025. Pendapatan dan laba emiten di bidang jasa konstruksi tersebut kompak tumbuh signifikan sepanjang 2025.
Berdasarkan laporan keuangan Desember 2025 yang dipublikasikan, Kamis 12 Maret 2026, TOTL membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp414,30 miliar (Rp121,50 per saham) pada 2025, melesat 56,09% dibanding Rp265,42 milar (Rp77,84 per saham) pada 2024.
Pertumbuhan laba tersebut didukung oleh pendapatan bersih TOTL yang meningkat sebesar 26,35% menjadi Rp3,9 triliun pada 2025, dari Rp3,08 triliun pada tahun 2024. Mayoritas pendapatan TOTL tahun 2025 didominasi oleh jasa konstruksi yakni sebesar Rp3,88 triliun. atau 99,56% dari total pendapatan.
Seiring pendapatan, beban pokok pendapatan TOTL juga meningkat 23,99% menjadi Rp3,15 triliun pada 2025, dari Rp2,54 triliun tahun 2024. Namun, laba kotor emiten jasa konstriksi itu melonjak 37,34% menjadi Rp751,16 miliarpada 2025, jika dibandingkan Rp546,92 miliar pada tahun 2024.
Setelah dikurangi beban pendapatan, beban umum dan administrasi, beban lain-lain dan beban pajak final, TOTL membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp417,09 miliar pada 2025, melambung 56% dibanding Rp267,36 miliar.
Dari sisi neraca keuangan, TOTL memiliki total aset sebesar Rp4,04 triliun pada 2025, naik 15,68% dari Rp3,49 triliun pada 2024. Sedangkan jumlah liabilitas dan ekuitas TOTL, masing-masing sebesar Rp2,71 triliun dan Rp1,32 triliun. (konrad)
