STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Panin Sekuritas Tbk (PANS) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp191,05 miliar (Rp268,55 per saham) pada 2025, melonjak 68,8% jika dibandingkan Rp113,18 miliar (Rp159,09 per saham) pada tahun 2024.
Lonjakan laba Perseroan, berdasarkan laporan keuangan Desember 2024 yang dipublikasikan Kamis 19 Februari 2026, terutama ditopang oleh pendapatan bersih PANS yang tumbuh sebesar 27,07% menjadi Rp469,09 miliar pada 2025, dari Rp369,15 miliar pada 2024.
Pendapatan terbesar PANS pada 2025 disumbangkan oeh komisi dari transaksi perantara perdagangan efek yakni sebesar Rp114,51 miliar, meningkat 53,9% dari Rp74,4 miliar pada 2025. Disusul pendapatan kegiatan manajer investasi sebesar Rp178,15 miliar, serta pendapatan bunga dan dividen sebesar Rp106,79 miliar.
Perseroan juga mencatat keuntungan atas perdagangan efek yang belum direalisasi bersih sebesar Rp64,09 miliar pada 2025, dari sebelumnya tidak ada. Adapun keuntungan atas perdagangan efek yang telah direalisasi mengkontribusi pendapatan Rp4,9 miliar dari sebelumnya krugian Rp1,6 miliar.
Seiring pendapatan, beban usaha PANS juga naik sebesar 10,72%, dari Rp211,79 miliar pada 2024, menjadi Rp234,51 miliar pada 2025. Namun, laba usaha perusahaan perantara perdagangan efek itu tumbuh 40,07% menjadi Rp234,58 miliar pada 2025 dibandingkan Rp157,36 miliar pada tahun sebelumnya.
Total aset PANS per Desember 2025 sebesar Rp2,63 triliun, naik 31,8 % dari Rp2 triliun per Desember 2024. Sedangkan jumlah liabilitas dan ekuitas PANS per Desember 2025, masing-masing Rp990 miliar dan Rp1,65 triliun. (konrad)
