back to top
Kamis, Januari 22, 2026
23.9 C
Jakarta

MENN Ungkap Detail Pengendali Baru, Ada Nama Yayasan Milik Nazaruddin?

STOCKWATCH.ID, JAKARTA – PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN) kembali memberikan penjelasan resmi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) soal struktur kepemilikan pengendali barunya. Penjelasan ini merespons permintaan bursa terkait PT Penajam Makmur Jaya (PMJ) yang kini menjadi pemegang saham pengendali (PSP) perseroan.

Berdasarkan surat resmi perusahaan Rabu (21/1), PT Penajam Makmur Jaya dimiliki oleh dua pihak. PT Sarjana Sama Indah memegang porsi terbesar yaitu 80% saham dan bertindak sebagai pengendali. Sementara itu, PT Kalimantan Sejahtera Indonesia memiliki 20% saham sisanya.

Rantai kepemilikan ini berlanjut hingga tingkat perorangan atau ultimate beneficial owner. PT Sarjana Sama Indah sendiri dikendalikan oleh PT Kalimantan Sejahtera Indonesia dengan kepemilikan 70%. Di sisi lain, PT Negara Maju Makmur menjadi pemegang 80% saham di PT Kalimantan Sejahtera Indonesia.

Struktur kepemilikan tertinggi bermuara pada Yayasan Nazar Foundation. Yayasan ini menguasai 99% saham PT Negara Maju Makmur. Hal tersebut menjadikan Yayasan Nazar Foundation sebagai pengendali akhir dari seluruh grup perusahaan ini.

Sebagai informasi, Muhammad Nazaruddin merupakan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat. Ia sempat terjerat kasus suap Wisma Atlet dan tindak pidana pencucian uang. Sejak bebas murni pada 2020, Nazaruddin menjadikan Yayasan Nazar Foundation sebagai wadah utama aktivitas sosialnya.

“PSP menjelaskan struktur kepemilikan dan pengendalian PT Penajam Makmur Jaya (PT PMJ) sesuai dengan yang sudah Perseroan berikan informasi di awal,” tulis manajemen dalam surat yang ditandatangani Sekretaris Perusahaan MENN, Edrick Pramana, dikutip Kamis (22/1/2026).

Sumber: Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia

Selain struktur saham, perseroan mengungkap susunan manajemen di setiap entitas tersebut. Cahyadi S.T menjabat sebagai Direktur Utama PT Penajam Makmur Jaya bersama Nadila Syafira sebagai Komisaris Utama. Untuk PT Sarjana Sama Indah, posisi Direktur Utama dijabat oleh Ardi dan Aji Susanto sebagai Komisaris Utama.

Manajemen PT Kalimantan Sejahtera Indonesia dipimpin oleh Sarah Sartika Putri sebagai Direktur Utama. Nama Ardi kembali muncul sebagai Direktur Utama di PT Sarana Majemuk Indonesia. Sedangkan PT Negara Maju Makmur dipimpin oleh Lastra Nugraha Rizkilah sebagai Direktur Utama.

Edrick Pramana memastikan tidak ada fakta material lain yang dapat memengaruhi keputusan investor saat ini. Seluruh informasi penting terkait perubahan pengendalian telah disampaikan secara terbuka kepada otoritas bursa.

“PSP menyampaikan tidak ada informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang bersifat material dan dapat mempengaruhi keputusan investasi pemodal serta kelangsungan usaha Perseroan yang belum di ungkapkan kepada publik,” ujar Edrick menutup keterangannya.

MENN Bantah Nazaruddin UBO

Sebelumnya, PT Djasa Ubersakti Tbk (PTDU) dalam keterbukaan informasi tanggal 29 Desember 2025 menyebut bahwa pengendali dan pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari PMJ adalah Muhammad Nazaruddin melalui Yayasan Nazar Foundation.

Namun, Manajemen MENN membantah keras hal tersebut. Dalam surat balasannya kepada BEI, tertanggal 15 Januari 2026, MENN menegaskan sosok pengendali PMJ adalah Sarah Sartika Putri, bukan Muhammad Nazaruddin.

“Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa Ibu Sarah Sartika Putri adalah sebagai UBO PT Menn Teknologi Indonesia Tbk. Mewakili 6 Perusahaan berdasarkan surat penunjukan UBO,” tulis Edrick Pramana, Corporate Secretary MENN, mengutip penjelasan Pemegang Saham Pengendali (PSP) dalam surat resminya.

Pihak MENN mengaku tidak mengetahui adanya surat tanggapan dari PTDU yang menyeret nama mantan Bendahara Umum Partai Demokrat tersebut. Menurut MENN, PMJ merupakan perwakilan dari enam perusahaan untuk kepemilikan dan pengendalian perseroan.

Terkait dugaan keterlibatan Yayasan Nazar Foundation dalam struktur PMJ, MENN memastikan yayasan tersebut tidak memiliki wewenang apapun.

“PSP Menjelaskan bahwa tidak ada peran sama sekali Yayasan Nazar Foundation dalam hak pengendalian, hak suara, dan hak pengambilan Keputusan strategis,” tegas Edrick.

Lebih lanjut, MENN juga mengklarifikasi isu hubungan antara Sarah Sartika Putri dengan Muhammad Nazaruddin. Perseroan memastikan keduanya tidak memiliki keterkaitan.

“PSP Menjelaskan tidak ada hubungan afiliasi antara Muhammad Nazaruddin dan Ibu Sarah Sartika Putri,” terang Edrick.

Meski demikian, saat itu MENN mengakui proses administrasi data UBO belum sepenuhnya rampung. “PSP Menjelaskan bahwa sampai saat ini belum ada pemutakhiran data UBO PT Menn Teknologi Indonesia Tbk,” ungkap Edrick kala itu.

Perseroan juga melampirkan dokumen pendukung berupa surat pernyataan penunjukan UBO dari berbagai entitas pemegang saham untuk memperkuat bukti tersebut.

Jejak Nazaruddin di PTDU

Keterangan MENN ini bertolak belakang dengan data yang diungkap PTDU. Dalam dokumen PTDU tanggal 29 Desember 2025, terungkap struktur Yayasan Nazar Foundation yang diklaim sebagai pengendali PMJ.

Sumber: Keterbukaan Informasi PTDU

Sumber: Keterbukaan Informasi PTDU

Berdasarkan Akta Pernyataan Keputusan Rapat Pembina Yayasan Nazar Foundation tanggal 22 September 2022, Muhammad Nazaruddin tercatat sebagai Pendiri sekaligus Ketua Dewan Pembina.

“Pengendali dan pemilik manfaat (beneficial owner) : Muhammad Nazaruddin,” tulis manajemen PTDU dalam keterbukaan informasinya.

Sebelum akhirnya menyebut nama Nazaruddin, PTDU sempat dua kali merevisi informasi pengendali PMJ. Pada 8 Desember 2025, PTDU menyebut pengendalinya adalah Cahyadi. Kemudian, pada 22 Desember 2025, nama berubah menjadi Reagy. Terakhir, PTDU memastikan pengendalinya adalah Yayasan Nazar Foundation.

- Advertisement -

Artikel Terkait

IASC Kembalikan Rp161 Miliar Dana Korban Penipuan Digital

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) berhasil mengembalikan Rp161...

Harga Saham Melejit Tidak Wajar, BEI Pantau Ketat Dua Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memantau...

Dana Pensiun BPD Jateng Jual 1 Juta Lembar Saham Asuransi Digital (YOII)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Dana Pensiun Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah,...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru