Mulai 13 Juli 2026, Obligasi dan Sukuk Seri A Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Tidak Lagi Diperdagangkan di BEI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan Obligasi Berkelanjutan I PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Tahap I Tahun 2025 Seri A dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Petrindo Jay...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan Obligasi Berkelanjutan I PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Tahap I Tahun 2025 Seri A dan Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Petrindo Jaya Kreasi Tahap I Tahun 2025 Seri A jatuh tempo pada 11 Juli 2026. Kedua efek tersebut resmi tidak lagi tercatat dan tidak dapat diperdagangkan di BEI mulai 13 Juli 2026.
Pengumuman tersebut tertuang dalam Pengumuman Bursa Nomor Peng-JTO-00062/BEI.PP1/07-2026 yang diterbitkan pada 10 Juli 2026 pukul 20.42 WIB.
Dalam keterbukaan informasi ke BEI, dikutip Sabtu (11/7/2026), terungkap, Obligasi Berkelanjutan I Petrindo Jaya Kreasi Tahap I Tahun 2025 Seri A berkode CUAN01ACN1 memiliki nilai emisi sebesar Rp97,5 miliar. Obligasi tersebut diterbitkan pada 4 Juli 2025 dan jatuh tempo pada 11 Juli 2026.
Sementara itu, Sukuk Wakalah Berkelanjutan I Petrindo Jaya Kreasi Tahap I Tahun 2025 Seri A berkode SWCUAN01ACN1 memiliki nilai emisi Rp52,5 miliar. Sukuk tersebut juga diterbitkan pada 4 Juli 2025 dan jatuh tempo pada 11 Juli 2026.
Mengacu pada prospektus final, Obligasi Seri A diterbitkan dengan nilai pokok Rp97,5 miliar dan menawarkan bunga tetap 6,75% per tahun dengan tenor 367 hari kalender sejak tanggal emisi. Pembayaran pokok dilakukan sekaligus saat jatuh tempo (bullet payment), sedangkan bunga dibayarkan setiap tiga bulan. Pembayaran bunga terakhir sekaligus pelunasan pokok dilakukan pada 11 Juli 2026.
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Buka Opsi Daerah Lain
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Samuel Sekuritas Tambah Saham BKSL Lewat Repo Senilai Rp63,42 Miliar
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO