Mulai Besok, Alamtri Buyback Saham Senilai Rp4 Triliun
STOCKWATCH. ID (JAKARTA) - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) atau disebut Alamtri, emiten bidang pertambangan batubara ini telah menyiapkan dana Rp4 triliun untuk memalukan pembelian kembali (...
STOCKWATCH.ID STOCKWATCH. ID (JAKARTA) - PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) atau disebut Alamtri, emiten bidang pertambangan batubara ini telah menyiapkan dana Rp4 triliun untuk memalukan pembelian kembali (buyback) saham Perseroan di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Mahardika Putranto, Sekretaris Perusahaan ADRO, mengemukakan, pembelian kembali saham berdasarkan POJK 13 akan dilakukan sesuai ketentuan yang diatur dalam POJK 13/2023, dimana jumlah nilai nominal seluruh saham yang akan dibeli kembali oleh Perseroan tidak akan melebihi 20% dari modal disetor Perseroan.
"Pembelian Kembali Saham Berdasarkan POJK 13 akan dilakukan melalui BEI dan secara bertahap terhitung sejak 16 Mei 2025 sampai dengan selambatnya 02 Juni 2025," katanya dalam keterbukaan informasi ke BEI, Kamis (15/5/2025).
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Komisaris HEAL Hasmoro Borong 218.600 Saham Saat Harga Turun
- BEI Soroti Lonjakan Saham KOTA 36,80%, Manajemen Buka Suara
- IHSG Pagi Ini Hijau, Sebanyak 294 Emiten Menguat, Ada AMMN, TPIA dan DEWA
- Pendapatan Melonjak 25%, EXCL Berhasil Pangkas Rugi Bersih di Semester I 2026
- Harga Naik Tak Wajar, Saham GIAA dan DWGL Masuk Radar UMA BEI
- Prajogo Pangestu Borong 51,7 Juta Saham CUAN, Rogoh Kocek Rp36,68 Miliar
- Usai Terbang Tinggi, BEI Akhirnya Cabut Suspensi Saham Ini Mulai Sesi Pertama
- Harga Minyak Global Lanjutkan Tren Penguatan, Selat Hormuz Masih Terkunci Syarat...
- Karya Pacific Investama Borong 3,08 Miliar Saham IATA Senilai Rp230,35 Miliar
- Wall Street Memerah, Saham Teknologi Rontok Saat Ketegangan Selat Hormuz Meningk...