Obligasi Rp1 Triliun Danareksa Dicatatkan di BEI
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi VIII PT Danareksa Tahun 2023 senilai Rp1 triliun dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/1/2024). Menurut Pengumuman BEI, Selasa (9/1/2024) o...
Bacakan Artikel
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Obligasi VIII PT Danareksa Tahun 2023 senilai Rp1 triliun dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (10/1/2024).
Menurut Pengumuman BEI, Selasa (9/1/2024) obligasi Danareksa (DNRK) VIII tahun 2023 terdiri atas tiga seri, yakni Seri A senilai Rp380 miliar memiliki tenor 370 hari dengan bunga tetap 7,10% per tahun, seri B sebesar Rp520 miliar berjangka waktu tiga tahun berbunga tetap 7,70% per tahun, dan seri C senilai Rp100 miliar dengan tenor lima tahun dan memiliki bunga tetap 7,85% per tahun.
Dana dari penawaran umum obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, sebesar 50% akan digunakan untuk pelunasan seluruh pokok utang perbankan, dan 50% dipinjamkan kepada anak usaha Perseroan untuk kegiatan investasi.
Bunga obligasi DNRK dibayarkan setiap tiga bulan, dimana pembayaran bunga pertama dilakukan pada 9 April 2024. Adapun pembayaran bunga terakhir sekaligus pelunasan obligasi, dilakukan, masing-masing pada 19 Januari 2025 untuk obligasi seri A, dan 9 Januari 2027 untuk obligasi seri B, dan 9 Januari 2029 untuk obligasi seri C.
Penjamin pelaksana emisi obligasi Danareksa (DNRK) tahun 2023 adalah PT BNI Sekuritas, PT BRI Danareksa Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas Inodonesia Tbk, serta Pt (TRIM), serta PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) sebagai wali amanat obligasi.
Baca Juga
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...
- Janu Putra Sejahtera Kantongi Rp70 Miliar dari Penjualan Aset ke Grup De Heus
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- Tiket Umum Ludes Sejam, BRI Buka Akses Eksklusif Konser 35 Tahun Twilite Orchest...
- Laba Bersih MSIN Naik 13,6% Jadi Rp279 Miliar di Semester I 2026
- TCPI Catat Laba Rp123,4 Miliar, Tumbuh 25% di Semester I 2026
- Laba ABMM Melonjak 41,9% Jadi USD39,4 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- Bursa Saham Eropa Bervariasi, Tersengat Sentimen AI dan Inflasi Zona Euro
- Bursa Asia Ditutup Menguat, KOSPI Catat Kenaikan Harian Terbesar Sepanjang Sejar...