PANI Siap Gelar Rights Issue Jumbo, Incar Dana Segar untuk Perkuat Bisnis Properti
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III atau right issue. Perseroan akan menerbitkan m...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) berencana menggelar Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) III atau right issue. Perseroan akan menerbitkan maksimal 1.212.536.300 saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham.
Saham baru tersebut akan berasal dari portepel perseroan dan akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) sesuai aturan yang berlaku. Nantinya, saham hasil rights issue ini memiliki hak yang sama, termasuk hak atas dividen, dengan saham PANI lainnya yang sudah beredar.
Manajemen PANI menyampaikan PMHMETD III hanya dapat dilakukan setelah mendapat dua persetujuan penting. Pertama, restu dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Kedua, pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
“Untuk menghindari keraguan, perseroan berhak untuk mengeluarkan sebagian dari atau seluruh jumlah maksimum saham yang disetujui untuk diterbitkan berdasarkan keputusan RUPSLB,” tulis manajemen PANI dalam keterbukaan informasi di laman Bursa, dikutip Rabu (3/9/2025).
Harga pelaksanaan akan ditentukan sesuai ketentuan Peraturan BEI No. I-A mengenai pencatatan saham tambahan melalui HMETD. Detail harga final dan jumlah saham yang akan diterbitkan akan diumumkan dalam prospektus yang dibagikan kepada pemegang saham berhak.
- Ekspansi Infrastruktur Digital dan Fiber Bawa Laba Mitratel (MTEL) Tumbuh 1,5%
- Obligasi MDKA IV/2023 Seri B Rp1,475 Triliun Jatuh Tempo, Resmi Delisting dari...
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- BEI Tambah Kriteria Pemantauan Khusus HILL, Ekuitas Negatif Jadi Sorotan
- WINS Bentuk Dua Perusahaan Patungan Pelayaran di Singapura, Ini Tujuannya
- Jawab BEI Soal Gejolak Saham, Ini Respon Manajemen ALKA
- MK Kabulkan Uji Materi UU APBN, Anggaran MBG Harus Dipisahkan dari Dana Pendidik...
- MK Sidangkan Gugatan Patriot Bond, Investor Kebal Pidana Dipersoalkan
- BUVA Siap Gelar Right Issue Rp1,54 Triliun, Ini Penggunaan Dananya
- Neraca Perdagangan Indonesia Semester I 2026 Surplus US$3,58 Miliar, Ekspor Temb...
- IHSG Berpotensi Mixed, Bahana Sekuritas Rekomendasikan ‘Beli’ CDIA, PTRO, CUAN h...
- Harga Minyak Dunia Anjlok 4% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
- TBIG Bukukan Pendapatan Rp3,46 Triliun pada Semester I 2026, Tambah 2.023 Penyew...