Pasar Saham Dihajar Tekanan Jual, IHSG Anjlok 2,36% Pekan Ini
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 10 hingga 14 Juni 2024 menunjukkan hasil yang bervariasi. Selama sepekan, terjadi perubahan signifikan pada beber...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kemerosotan sebesar 2,36%. IHSG anjlok dari level 6.897,950 pada penutupan pekan lalu menjadi 6.734,832. Terpangkasnya IHSG ini menunjukkan adanya tekanan jual di pasar saham selama sepekan terakhir.
Rata-rata frekuensi harian saham juga mengalami kontraksi. Rata-rata frekuensi harian longsor sebesar 2,65%, dari 927 ribu kali transaksi menjadi 902 ribu kali transaksi. Penurunan ini mungkin mencerminkan berkurangnya aktivitas perdagangan harian meskipun volume transaksi meningkat.
Pergerakan investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp729,87 miliar pada akhir pekan. Sepanjang tahun 2024, investor asing mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp8,56 triliun. Angka ini menunjukkan bahwa investor asing lebih banyak melakukan penjualan dibandingkan pembelian saham.
- 1
- 2
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- BEI Beberkan Pipeline Terbaru!
- AHAP Gelar Rights Issue 3,5 Miliar Saham, Asuransi Central Asia Serap 62,58%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...
- ANTAM Catat Lonjakan Penjualan Feronikel 32% di Semester I 2026
- Stock Future Nasdaq Menanjak, Laba Amazon Jaga Momentum Positif Wall Street