STOCKWATCH.ID (LONDON) – Bursa saham Eropa menguat tipis pada penutupan perdagangan Selasa (10/6/2025) waktu setempat. Investor masih menantikan perkembangan penting dari pembicaraan dagang antara Amerika Serikat dan China.
Mengutip CNBC International, indeks Stoxx Europe 600 yang mencakup saham-saham utama di kawasan Eropa hanya naik tipis 0,08% dan bergerak tanpa arah yang jelas sepanjang hari.
Sektor otomotif serta minyak dan gas menjadi penopang utama pasar. Kedua sektor tersebut mencatat kenaikan sekitar 1,8%. Kinerja ini dipicu harapan bahwa perundingan AS-China akan mengakhiri kebuntuan tarif dan membuka peluang kerja sama baru.
Di Inggris, indeks FTSE 100 ditutup menguat 0,24% ke level 8.853,08. Kinerja saham sektor properti ikut membantu indeks ini mendekati rekor tertingginya sejak Maret lalu.
Selain itu, penurunan biaya pinjaman juga turut mendorong pasar. Hal ini terjadi setelah data menunjukkan pasar tenaga kerja Inggris mulai mendingin dan tekanan kenaikan upah berkurang. Kondisi ini meningkatkan ekspektasi bahwa Bank of England bisa menurunkan suku bunga.
Di Prancis, indeks CAC 40 naik 0,17% menjadi 7.804,33. Di Belanda, AEX menguat 0,7% ke level 938,63. BEL 20 di Belgia naik 0,34% dan ditutup di 4.555,9.
Sementara itu, pasar di Spanyol dan Italia justru bergerak ke arah sebaliknya. Indeks IBEX 35 di Spanyol turun 0,21% ke level 14.221,1. FTSE MIB Italia melemah 0,63% ke posisi 40.207,57.
Di Jerman, indeks DAX terkoreksi 0,77% menjadi 23.987,56. Sedangkan Swiss SMI juga turun tipis 0,12%.
Saham-saham di kawasan Skandinavia dan Eropa Timur terlihat lebih stabil. OMXC 25 Denmark mencatat lonjakan 1,34%, tertinggi di antara indeks utama lainnya. Indeks PSI20 Portugal juga menguat 0,94%.
Sementara itu, investor kini fokus pada hasil lanjutan perundingan dagang AS-China yang diperkirakan diumumkan Rabu waktu setempat. Harapan tetap tinggi bahwa negosiasi ini bisa menciptakan solusi dan menghindari perang tarif lanjutan antara dua kekuatan ekonomi dunia.
