Peluang Resesi 2026 Melonjak ke 32%, Bursa Saham Asia Kompak Berguguran
STOCKWATCH.ID (HONG KONG) โ Bursa saham Asia-Pasifik ditutup melemah pada perdagangan Jumat (13/3/2026). Investor mengantisipasi dampak konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Ketegangan ini memicu lo...
STOCKWATCH.ID (HONG KONG) โ Bursa saham Asia-Pasifik ditutup melemah pada perdagangan Jumat (13/3/2026). Investor mengantisipasi dampak konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Ketegangan ini memicu lonjakan harga minyak dunia dan ancaman penurunan ekonomi global.
Mengutip CNBC International, indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 1,16% ke level 53.819,61. Indeks Topix juga turun 0,57% ke posisi 3.629. Saham Honda Motor merosot lebih dari 6%. Kondisi ini dipicu proyeksi kerugian tahunan pertama perusahaan dalam hampir 70 tahun.
Indeks Kospi Korea Selatan turun 1,7% menjadi 5.487,24. Namun, indeks Kosdaq yang berkapitalisasi kecil naik 0,4% ke level 1.152,96. Indeks Hang Seng Hong Kong terpangkas 1%, sementara CSI 300 China daratan melemah 0,39%. Di Australia, indeks S&P/ASX 200 turun tipis 0,14% ke posisi 8.617,1.
Sentimen negatif bersumber dari pernyataan Pemimpin Tertinggi baru Iran, Mojtaba Khamenei. Ia menegaskan Selat Hormuz harus tetap ditutup. Khamenei juga mengancam akan membuka garis depan perang baru jika konflik terus berlanjut.
Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran, Alireza Tangsiri, turut mempertegas ancaman tersebut. Melalui unggahan media sosial, ia memperingatkan serangan paling keras terhadap musuh yang agresif.
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- CITY Bakal Lepas Salah Satu Lini Usaha Entitas Anak, Ini Tujuannya
- BEI Hentikan Perdagangan Saham BAJA Usai Harga Melonjak 88,81%
- KSSK: Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga, Ekonomi Indonesia Diproyeksi Tum...
- Wall Street Melaju Kencang, Dow Jones Cetak Rekor Usai Trump Batal Serang Iran
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Bursa Saham Asia Pasifik Bervariasi, Indeks Kospi Anjlok 5% Usai Cetak Rekor
- Hasil Investasi Maximus Insurance Tertekan Volatilitas Pasar di Semester I 2026
- IHSG Pagi Ini Naik 21,717 Poin, Mayoritas Saham Menghijau
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi