Pemerintah Bidik Dana Rp10 Triliun dari Lelang SBSN, Simak Jadwal dan Daftar Seri Sukuk Negara
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Pemerintah akan menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa, 14 Juli 2026, dengan target indikatif sebesar Rp10 triliun. Dana hasil le...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Pemerintah akan menggelar lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara pada Selasa, 14 Juli 2026, dengan target indikatif sebesar Rp10 triliun. Dana hasil lelang akan digunakan untuk memenuhi sebagian kebutuhan pembiayaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan menjelaskan, lelang akan menawarkan delapan seri SBSN. Instrumen tersebut terdiri atas tiga seri Surat Perbendaharaan Negara Syariah (SPN-S) dan lima seri Project Based Sukuk (PBS).
Delapan seri yang akan dilelang meliputi SPNS08092026, SPNS03022027, SPNS12042027, PBS030, PBS040, PBSG002, PBS034, dan PBS038. Seri PBSG002 merupakan Green Sukuk yang kembali ditawarkan di pasar perdana domestik. Target indikatif lelang ditetapkan sebesar Rp10 triliun, sedangkan jumlah maksimal yang dapat dimenangkan mencapai 200% dari target indikatif.
Pemerintah juga menetapkan alokasi pembelian nonkompetitif maksimal 99% dari jumlah yang dimenangkan untuk seri SPN-S dan maksimal 30% untuk seri PBS. Setelmen dijadwalkan berlangsung pada 16 Juli 2026.
Dalam keterangan pers, dikutip Sabtu (11/7/2026), DJPPR menyebutkan, pada lelang ini ditawarkan seri PBSG002 yang merupakan seri Green Sukuk yang ditawarkan melalui lelang di pasar perdana domestik.
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Buka Opsi Daerah Lain
- RAPBN 2027: Prabowo Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 6% dan Belanja Rp4.097 Triliun
- Saham Teknologi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Indeks Kospi dan Nikkei Menghijau
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO