Pendapatan dan Laba Astra Agro (AALI) Kompak Tumbuh di Atas 25% pada 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) membukukan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,47 triliun (Rp764,65 per saham) pada 2025. Hasil ini naik 27,83%  dibandingkan laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp1,15 triliun (Rp596,22 per saham ) pada 2024.

Dalam laporan keuangan AALI per Desember 2025 ke Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Minggu (22/2/2026),  pendapatan bersih AALI tumbuh 31,30% menjadi Rp28,65 triliun  pada 2025, dari Rp21,82 triliun pada 2024.

Seiring pendapatan, beban pokok pendapatan AALI juga meningkat 30,05% menjadi Rp24,02 triliun  pada 2025, dari Rp18,47 triliun pada 2024. Meski begitu, laba kotor emiten produsen minyak sawit mentah atau CPO (crude palm oil) beraset Rp27,047 triliun per Desember 2025 itu tetap tumbuh sebesar 38,62% menjadi Rp4,63 triliun pada 2025, dari Rp3,34  triliun pada 2024.

Meski total beban AALI naik 47,24% dari Rp1,63 triliun menjadi Rp2,40 triliun pada 2025, Perseroan mampu membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp2,23 triliun, tumbuh 30,41% dari Rp1,71 triliun pada 2024.  Adapun laba tahun berjalan AALI tercatat Rp1,54 triliun pada 2025, naik 29,41% dari Rp1,19 triliun pada 2024.

Sementara itu, total liabilitas AALI per 31 Desember 2025 tercatat Rp2,88 triliun, turun 48,48% dari Rp5,59  triliun per  31 Desember 2023. Adapun jumlah ekuitas AALI per 31 Desember 2025 tercatat sebesar  Rp24,15 triliun, naik 4,09% dari Rp23,20 triliun per 31 Desember 2024.

- Advertisement -

Artikel Terkait

BRI Lepas BRI-MI dan PNM-IM ke Danantara, Babak Baru Konsolidasi Investasi Nasional

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Peta jalan pengelolaan investasi nasional memasuki...

Cetak Sejarah! BTN Sukses Salurkan 6 Juta Unit KPR Senilai Rp530 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk...

Kabar Gembira! Raup Laba Rp5,1 Triliun, OCBC Tebar Dividen Rp1,03 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru