back to top

Pendapatan dan Laba Rig Tenders (RIGS) Kompak Turun pada 2025, Mengapa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Emiten di bidang jasa pengeboran minyak lepas pantai, PT Rig Tenders Indonesia  Tbk (RIGS) mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Rp42,35 miliar (Rp69,53 per saham) pada 2025, turun 11,19% dari Rp47,69 miliar (Rp78,29 per saham) pada 2024.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2025 yang dipublikasikan Rabu, 28 Januari 2026, pendapatan bersih RIGS merosot 13,75% menjadi Rp152,36 miliar pada tahun 20254, dari Rp176,66 miliar pada tahun 2024.

Penurunan pendapatan disertai berkurangnya beban pokok pendapatan (BPP) RIGS sebesar 8,9% dari Rp122,28 miliar pada 2024, menjadi Rp111,39 miliar pada tahun 2025. Meski beban pokok berkurang, laba kotor Perseroan  anjlok 24,65% menjadi Rp40,97 miliar pada 2025, dibandingkan Rp54,37 miliar pada tahun 2024.

Di sisi lain, beban umum dan administrasi RIGS naik 6,33% jadi Rp12,45 miliar pada 2025, dari Rp11,71 miliar tahun 2024. RiGS mampu mencatat pendapatan lain-lain Rp6,34 miliar pada 2025, melejit 525% dari Rp1,02 miliar pada 2024. Akan tetapi, laba usaha emiten beraset Rp487,15 miliar pada 2025 itu anjlok 20,42% menjadi Rp32,80 miliar pada 2025 dibandingkan Rp41,24 miliar pada 2024.

Dari sisi neraca keuangan, Rig Tenders Indonesia (RIGS) memiliki total aset sebesar Rp914,48 miliar per 31 Desember 2025. Sementara jumlah liabilitas maupun ekuitas perusahaan jasa pengeboran minyak lepas pantai tersebut per Desember 2025, masing-masing sebesar Rp18,15 miliar dan Rp896,33 miliar.

PT Rig Tenders Indonesia Tbk (RIGS) adalah perusahaan yang didirikan pada tanggal 22 Januari 1974, Awalnya  berbentuk perseroan terbatas, perusahaan patungan antara Bapak Boedihardjo Sastrohadiwirjo dan Rig Tenders Inc.

Selanjutnya, Perseroan melakukan IPO pada Maret 1990. Saat ini, kegiatan usaha Perseroan meliputi segmen batu bara dan segmen lepas pantai, menyediakan layanan logistik kelautan untuk industri minyak dan batu bara. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPR Subsidi Rp16,16 Triliun hingga Akhir 2025

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

Total Bangun Persada Kantongi Laba Rp295 Miliar, Bidik Kontrak Baru Rp5 Triliun pada 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Total Bangun Persada Tbk (TOTAL)...

Kendati Penjualan Turun, Laba IKBI Melonjak 92% pada 2025, Ini Penopangnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Penjualan bersih PT Sumi Indo Kabel Tbk...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru