Pendapatan MDIY Rp4,65 Triliun, Laba Semester I 2026 Tembus Rp590,7 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp4,65 triliun, tumbuh 24...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)– PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MDIY) atau MR.D.I.Y. Indonesia membukukan kinerja positif sepanjang semester I 2026. Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp4,65 triliun, tumbuh 24,5% dibandingkan periode sama 2025 sebesar Rp3,73 triliun.
Sejalan dengan pertumbuhan pendapatan, laba kotor meningkat 15,7% menjadi Rp2,42 triliun dari Rp2,09 triliun pada semester I 2025. Sementara itu, laba bersih naik 16,4% menjadi Rp590,7 miliar dibandingkan Rp507,4 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan tersebut ditopang peningkatan jumlah transaksi yang naik 23,3% serta ekspansi jaringan toko yang terus berlanjut di berbagai wilayah Indonesia.
Direktur Utama MDIY, Edwin Cheah dalam keteran tertulis, Kamis 30 Juli 2026, mengatakan, aksesibilitas dan keterjangkauan tetap menjadi fondasi utama model bisnis perseroan di tengah perubahan perilaku konsumen yang semakin selektif dalam berbelanja.
“Aksesibilitas dan keterjangkauan merupakan inti dari model bisnis Perseroan. Seiring konsumen yang semakin cermat dalam membelanjakan uangnya, mereka mencari produk yang andal dan memberikan nilai yang nyata. Prioritas kami adalah untuk terus memahami kebutuhan pelanggan yang terus berkembang dan tetap relevan dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan cara itulah kami membangun kepercayaan pelanggan dalam jangka panjang sekaligus mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,” ujar Edwin.
Sepanjang paruh pertama 2026, MDIY membuka 130 toko baru. Dengan tambahan tersebut, jumlah gerai perseroan mencapai 1.349 toko yang tersebar di seluruh Indonesia.
Menurut Edwin, ekspansi tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap produk kebutuhan sehari-hari dengan harga terjangkau. “Ekspansi kami bertujuan membawa produk bernilai terbaik lebih dekat kepada komunitas di berbagai wilayah di Indonesia. Dengan memperluas akses keluarga Indonesia atas produk terjangkau dan diandalkan, kami membantu mereka mendapatkan manfaat terbaik dari setiap rupiah yang dibelanjakan,” katanya.
Di tengah tekanan terhadap anggaran rumah tangga, MR.D.I.Y. Indonesia menilai konsumen semakin mengutamakan peritel yang mampu menawarkan harga terjangkau tanpa mengorbankan kualitas maupun pengalaman berbelanja.
Untuk menjaga daya saing, perseroan terus memperkuat model pengadaan, mengintegrasikan rantai pasok, serta meningkatkan efisiensi jaringan distribusi nasional. Langkah tersebut dilakukan seiring bertambahnya skala operasional perusahaan.
Selain itu, MR.D.I.Y. Indonesia menjalankan sejumlah program keterjangkauan bagi pelanggan, seperti “Harga Tetap Sama” yang menjaga stabilitas harga produk, “Super Bombastis” dengan penawaran harga khusus untuk kebutuhan sehari-hari, serta program “Back to School” yang menyediakan perlengkapan sekolah dengan harga terjangkau.
Direktur sekaligus Chief Financial Officer MDIY, Rika Juniaty Tanzil, menilai pertumbuhan bisnis dan keterjangkauan harga dapat berjalan beriringan. “Kinerja kami menunjukkan bahwa keterjangkauan dan pertumbuhan dapat berjalan beriringan. Eksekusi yang disiplin, integrasi rantai pasok yang solid, serta skala bisnis yang semakin besar memastikan kami mampu menjaga efisiensi pembiayaan dan menawarkan harga kompetitif untuk pelanggan. Kapabilitas ini tetap menjadi kunci dalam upaya kami terus memperluas jaringan dan membangun platform yang lebih efisien untuk pertumbuhan jangka panjang,” ujar Rika.
Di sisi tanggung jawab sosial, MR.D.I.Y. Indonesia terus menjalankan program MR.D.I.Y. Untuk Indonesia yang berfokus pada pemberdayaan perempuan dan anak, keberlanjutan lingkungan, serta pemberdayaan UMKM.
Pada semester I 2026, perseroan menyalurkan sekitar 10.000 STEM Kit secara gratis kepada anak-anak Indonesia. Di bidang lingkungan, perusahaan memperluas kerja sama dengan Rekosistem melalui penyediaan fasilitas drop box daur ulang di 52 toko MR.D.I.Y. Indonesia.
Sementara pada pilar pemberdayaan UMKM, perseroan melanjutkan program pendampingan dan pelatihan bagi pelaku UMKM serta pemasok lokal guna memperkuat kapasitas usaha dan mendukung pertumbuhan rantai pasok nasional.
“Dengan bisnis yang semakin tumbuh, kemampuan kami untuk memberikan dampak yang lebih bernilai kepada masyarakat juga semakin besar. Melalui MR.D.I.Y. Untuk Indonesia, kami memberdayakan komunitas dan mendorong keberlanjutan lingkungan di wilayah kami beroperasi. Upaya-upaya ini turut memperkuat posisi kami sebagai merek yang diandalkan keluarga Indonesia dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutup Edwin.