STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau disebut PIK2 mencatatkan laba bersih sebesar Rp2,04 triliun (Rp67,79 per saham) pada 2025 melonjak 61,9% dibanding Rp1,26 triliun (Rp38,78 per saham) pada tahun 2024.
Pertumbuhan laba PANI ini, menurut laporan keuangan Desember 2025 yang dipublikasikan Kamis, 5 Maret 2026, didukung oleh pendapatan bersih yang melejit 52,26% menjadi Rp4,31 triliun pada 2025, dari Rp2,83 triliun tahun 2024.
Penyumbang terbesar pendapatan PANI tahun 2025 adalah penjualan tanah dan bangunan yakni Rp41,8 triliun atau sekitar 96,99% dari total pendapatan. Sedangkan pendapatan jasa dan dan lainnya, masing-masing sebesar Rp35,46 miliar dan Rp94,17 miliar.
Kenaikan pendapatan disertai peningkatan beban pokok pendapatan PANI sebesar 38,04% menjadi Rp1,72 triliun, dari Rp1,24 triliun pada 2024. Meski begitu, laba kotor emiten pengembang properti itu berhasil melambung 63,65% menjadi Rp2,59 triliun pada 2025, dibanding Rp1,58 triliun pada tahun 2024.
Beban operasional, yang meliputi beban penjualan serta beban umum dan administrasi PANI, masing-masing naik 17,42% menjadi Rp108,39 miliar dari Rp92 miliar dan 32,27% ke Rp327,65 miliar dari Rp247,52 miliar pada tahun 2024.
Sedangkan beban keuangan naik 21,47%, dari Rp47,47 miliar menjadi Rp57,66 miliar pada tahun 2025. Adapun beban pajak final melonjak 133,18% menjadi Rp217,14 miliar, dari Rp93,12 miliar. PANI berhasil mencatatkan penghasilan keuangan Rp276,73 miliar pada 2025, meningkat 58,62% dari Rp174,45 miliar.
Emiten pengembang properti dan kawasan hunian komersial terintegrasi ini membukukan laba sebelum pajak sebesar Rp2,12 triliun pada tahun 2025. Jumlah tersebut melambung 67,95% dibanding Rp1,26 triliun pada periode sama 2024.
Total aset PANI per Desember 2025 mencapai Rp50,58 triliun, naik 8,61% dari Rp46,57 triliun per Desember 2024. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas PANI per Desember 2025, masing-masing Rp18,92 triliun dan Rp31,66 triliun. (konrad)
