STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) mencatat kinerja gemilang di tahun 2025. Pendapatan maupun laba emiten ritel tersebut berhasil tumbuh positif pada tahun lalu. Pencapaian tersebut antara lain didukung oleh ekspansi gerai secara signifikan di seluruh pelosok Indonesia pada 2025.
Berdasarkan laporan keuangan Desember 2025 yang diumumkan, Jumat 27 Maret 2026, AMRT membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp3,4 triliun (Rp82,16 per saham) pada 2025, tumbuh 8,34%, dibanding Rp3,14 triliun (Rp75,81 per saham) pada 2024.
Pertumbuhan laba emiten di bidang perdagangan eceran (retail) tersebut terutama karena ditopang oleh pendapatan bersih yang meningkat 7,19% menjadi Rp126,73 triliun pada 2025, dari Rp118,22 triliun pada tahun 2024.
Pendapatan AMRT tahun 2025 didominasi oleh penjualan produk makanan yakni Rp89,62 triliun, sekitar sekitar 70,72% dari total pendapatan Perseroan, Adapun penjualan bukan makanan mengkontribusi Rp37,10 triliun.
Seiring pendapatan, beban pokok pendapatan AMRT juga meningkat sebesar 6,58% menjadi Rp98,98 triliun pada 2025, dari Rp92,86 triliun pada tahun 2024. Namun, laba kotor emiten perdagangan eceran (retail) tersebut tumbuh 9,42% menjadi Rp27,75 triliun pada 2025, dibanding Rp25,36 triliun pada tahun 2024.
Di sisi lain, beban penjualan dan distribusi AMRT naik 8,72% menjadi Rp21,96 triliun, dari Rp20,21 triliun pada tahun 2024. Adapun beban umum dan administrasi meningkat 11,69%, dari Rp2,17 triliun, menjadi Rp2,43 triliun pada 2025. Perseroan mencatat pendapatan lainnya sebesar Rp1,33 triliun pada 2025. Laba usaha AMRT naik 11,86% jadi Rp4,56 triliun, dari Rp4,07 triliun di 2024.
Dari sisi neraca keuangan, AMRT mencatat total aset sebesar Rp42,57 triliun pada 2025, naik 9,74% dari Rp38,79 triliun pada 2024. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas AMRT, masing-masing Rp23,19 triliun dan Rp19,38 triliun. (konrad)
