STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) membukukan laba US$258,23 juta (US$0,044 per saham) pada 2025, anjlok 45,49% jika dibandingkan US$473,80 juta (US$0,081 per saham) pada tahun 2024.
Penurunan laba GEMS, menurut laporan keuangan per Desember 2025 yang diumumkan Selasa 3 Maret 2026, disebabkan antara lain oleh pendapatan bersih Perseroan yang merosot 10,77% menjadi US$2,41 miliar pada 2025, dari US$2,71 miliar tahun 2024.
Penurunan terbesar pendapatan GEMS sepanjang tahun 2025 adalah dari penjualan luar negeri yang anjlok 51,8% menjadi US$855,20 juta, dari US$1,77 miliar pada 2024. Sebaliknya, penjualan dalam negeri justru melonjak 174,80%, dari US$931,13 juta pada tahun 2024 menjadi US$1,55 miliar tahun 2025.
Beban pokok pendapatan GEMS naik sebesar 2,61% menjadi US$1,64 miliar pada 2025, dari US$1,60 miliar pada tahun 2024. Hal ini menyebabkan, laba kotor Perseroan tergerus 30,17% menjadi US$771,24juta pada 2025, dibandingkan US$1,10 miliar pada tahun 2024.
Di sisi lain, beban usaha GEMS turun 12,82%, dari US$464,08 juta, menjadi US$404,56 juta pada tahun 2025. Namun, laba usaha GEMS terpangkas 42,74% menjadi US$366,68 juta pada 2025 dibandingkan US$640,49 juta tahun 2024.
Total asset GEMS per Desember 2025 sebesar US$1,19 miliar, turun 3,46% dari US$1,23 miliar per Desember 2024. Adapun total liabilitas dan ekuitas GEMS per Desember 2025, masing-masing US$488,01 juta dan US$708,58 juta. (konrad)
