Senin, Januari 12, 2026
26.4 C
Jakarta

Pendapatan Turun, Laba ITMG Anjlok 54,59% per September 2023

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pendapatan konsolidasi PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun 30,18% menjadi US$1,82 miliar pada Januari-September 2023, dari US$2,62 miliar pada periode sama 2022. Penjualan batubara ITMG ke pihak ketiga merosot 31,35% jadi US$1,74 miliar dari US$2,53 miliar pada Januari-September 2022.

Seiring pendapatan, menurut laporan keuangan per September 2023 yang dipublikasikan Jumat (10/11), laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk ITMG anjlok 54,59% jadi US$405,83 juta (US$0,36  per saham) pada Januari-September 2023, dari US$893,81 juta (US$0,80 per saham) pada periode sama 2022.

Beban pokok pendapatan (BPP) ITMG naik 0,55%, dari US$1,2 miliar per September 2022, jadi US$1,21 miliar per September 2022. Laba kotor emiten tambang batubara beraset US$2,14 miliar per September 2023 itu tergerus 56,62% jadi US$610,19 juta dari US$1,4 miliar pada Januari-September 2022.

Manajemen ITMG mampu menekan turun beban usaha dan beban keuangan sebesar 65,95% jadi US$88,63 juta pada Januari-September 2023 dari US$260,32 juta pada Januari-September 2022. Akan tetapi, laba sebelum pajak emiten tambang batubara itu terpangkas 54,5% jadi US$521,56 juta pada Januari-September 2023 dibanding US$1,14 miliar pada periode sama 2022.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Adi Sarana (ASSA) Tambah Modal Anak Usaha Menjadi Rp20,51 Miliar, Buat Apa

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Adi Sarana Armada Tbk (ASSA)  telah meningkatkan...

Dwi Guna Laksana (DWGL) Lunasi Pokok dan Bunga MTN Tahun 2022 Senilai Rp205 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) mengumumkan...

Gagal Cetak Rekor Baru, IHSG Turun 0,58% ke Bawah 8.900 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Meski diibuka menguat di level 8.991,760, Indeks Harga...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru