Pengendali BMSR Alihkan 685,19 Juta Saham ke Cakra Semesta Indonesia, Nilai Transaksi Rp193 Miliar
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Chance Stand Finance Limited, pemegang saham pengendali PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) telah menjual seluruh sahamnya yakni sebanyak 685,199.832 unit atau 59,11% kepa...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Chance Stand Finance Limited, pemegang saham pengendali PT Bintang Mitra Semestaraya Tbk (BMSR) telah menjual seluruh sahamnya yakni sebanyak 685,199.832 unit atau 59,11% kepada PT Cakra Semesta Indonesia pada tanggal 9 Juli 2026.
Setelah transaksi tersebut, Chance Stand Finance Limited tercatat tidak lagi memiliki sahamย dalam ย BMSR atau 0%. Sedangkan Cakra Semesta Indonesia ย menggenggam 59,11% saham dari sebelumnya nihil. Tujuan transaksi adalah restrukturisasi kepemilikan saham dalam Perseroan berupa pengalihan saham tanpa mengubah pengendali atas Perseroan.
Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan ke BEI, Jumat 10 Juli 2026, Chance Stand Finace Limited melepas saham BMSR pada harga Rp282 per lembar.ย Dengan demikian, Chance Stand Finance Limited mengantongi dana sebesar Rp193,23 miliar.
Direktur Utama BMSR Hermawan mengatakan, Chance Stand Finance Limited dan PT Cakra Semesta Indonesia merupakan entitas yang dikendalikan oleh pihak yang sama. Oleh karena itu, tidak terdapat perubahan pengendali atas Perseroan sebagai akibat pelaksanaan transaksi ini.
Hermawan menjelaskan, pada tanggal keterbukaan informasi ini, struktur kepemilikan saham Perseroan menjadi sebagai berikut: PT Cakra Semesta Indonesia sebesar 685.199.832 lembar atau 59,11%, dan Masyarakat sebesar 474.000.192 lembar atau 40,89%. โTransaksi ini tidak berdampak material terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan dan kelangsungan usaha Perseroan,โ kata Hermawan.
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Prabowo Umumkan Jakarta dan Bali Jadi Lokasi PFII, Buka Opsi Daerah Lain
- Direktur WINS Sugiman Layanto Borong 5,99 Juta Saham, Ini Tujuannya
- Sinergi dengan Danantara, Telkom Bidik Pertumbuhan Bisnis Enterprise hingga 30%
- Samuel Sekuritas Tambah Saham BKSL Lewat Repo Senilai Rp63,42 Miliar
- Prabowo Targetkan Bangun 100 GW PLTS, Hemat Biaya Listrik Rp73,9 Triliun per Tah...
- Tingkatkan Kualitas SDM, BNI Perkuat Tata Kelola Lewat LSP dan Sertifikasi ISO