STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Pemegang saham pengendali PT Bank JTrust Indonesia Tbk (BCIC) yakni J Trust Co, Ltd telah menjual 877.377.481 lembar (4,85%) sahamnya di emiten perbankan swasta tersebut. Penjualan saham BCIC dilakukan melalui Bursa efek Indonesia (BEI) pada tanggal 9 Januari 2026.
Seperti dikutip dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan, Senin 12 Januari 2026, tujuan J Trust Co, Ltd menjual saham BCIC adalah untuk merealisasikan keuntungan investasi di saham bank tersebut.
Disebutkan bahwa J Trust Co, Ltd menjual saham BCIC pada harga Rp310 per lembar atau di atas harga pasar. Sehingga dari penjualan saham BCIC tersebut, pengendali berhasil mengantongi keuntungan sebesar Rp272,29 miliar.
Sebelum transaksi, J Trust Co, Ltd memiliki 13.081.512.691 unit (72,23%) saham BCIC. Adapun pasca transaksi tersebut, J Trust Co, Ltd tetap jadi pengendali atas BCIC, namun kepemilikan turun menjadi sebesar 12.203.135.210 (67,38%) saham.
Dari sisi kinerja keuangan, BCIC memiliki kinerja yang solid pada sembilan bulan yang berakhir 30 September 2025. BCIC mencatat laba bersih sebesar Rp63,74 miliar. Pencapaian laba ini didukung antara lain oleh penyaluran kredit yang mencapai Rp27,06 triliun pada kuartal III 2025. BCIC memiliki NPL bruto sebesar 2,71% dan NPL bersih 1,81% pada kuartal III 2025. Dana Pihak Ketiga (DPK) mencapai Rp34,21 triliun pada kuartal III 2025, naik dari Rp33,89 triliun.
Hingga pukul 10.55 WIB perdagangan sesi I di BEI, Senin 12 Januari 2026, saham BCIC tercatat Rp228 per unit, naik signifikan 22,58% dibanding sehari sebelumnya di level Rp186 per unit. Selama sepekan perdagangan di BEI, harga saham BCIC telah meningkat 10,71%, dari Rp168 per unit menjadi Rp186 per unit. (konrad)
