Perdagangan Saham Nominal Rp1 Dian Swastatika (DSSA) pada 9 April 2026

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Perdagangan saham nominal Rp1 PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) di pasar reguler dan pasar negosiasi Bursa Efek Indonesia (BEI) akan dilaksanakan pada  tanggal 9 April 2026. Adapun akhir perdagangan saham nominal Rp25 di pasar reguler dan negosiasi BEI pada tanggal 8 April 2026.

Direksi DSSA dalam laporan keterbukaan informasi yang disampaikan ke BEI, Kamis, 2 April 2026 mengemukakan, pemecahan nominal saham Perseroan dari Rp25 menjadi Rp1 (1:25) sudah disetujui oleh pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) Perseroan pada 11 Maret 2026.

Sementara, pada tanggal 1 April 2026, Perseroan juga telah menerima persetujuan dari BEI atas permohonan pencatatan saham hasil Stock Split berdasarkan Surat BEI No. S-03591/BEI.PP2/03-2026 tertanggal 31 Maret 2026.

Setelah stock split tersebut, jumlah saham beredar DSSA  akan meningkat  menjadi 192.638.080.000 unit, dari sebelumya sebanyak 7.705.523.200 unit.

Menurut Direksi DSSA, stock split bertujuan bertujuan meningkatkan jumlah lembar saham Perseroan yang beredar, sekaligus menjadikan harga per lembar saham Perseroan lebih terjangkau bagi berbagai kalangan investor.

Selain itu, stock split juga dimaksudkan untuk menjangkau basis investor yang lebih luas. Bagaimanapun juga, stock split dapat menambah jumlah pemegang saham Perseroan dan memperkuat struktur kepemilikan saham Perseroan.

Di samping itu, stock split akan mendorong peningkatan volume perdagangan saham Perseroan, sehingga likuiditas saham Perseroan di pasar dapat menjadi lebih baik, dan menciptakan persepsi yang lebih positif terhadap prospek dan kinerja Perseroan serta mendukung pertumbuhan nilai Perseroan. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Bank Mandiri Sukses Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai US$750 Juta

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank Mandiri (BMRI) kembali mencatatkan kinerja positif...

Turun 1,25%, IHSG Sesi I ke 7.094,526 Dipicu Sederet Saham Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham...

Dua Tahun Beruntun Dapat Opini Disclaimer dari Auditor, BEI Suspensi Saham ZINC

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspensi)...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru