STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengawasi secara ketat pergerakan tiga saham emiten karena aktivitas transaksi yang tidak biasa. Ketiga saham tersebut adalah PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ), PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE), dan PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI).
Langkah ini diambil dalam rangka perlindungan investor di pasar modal. BEI mengumumkan adanya Unusual Market Activity (UMA) pada ketiga saham tersebut. Meski begitu, pengumuman ini tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap aturan pasar modal.
Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A. menyebut Bursa sedang memantau perkembangan transaksi saham ini. “Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan transaksi saham ini,” tulis Pande Made Kusuma Ari A., dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (4/2/2026).
Saham UNIQ dan TEBE masuk dalam pantauan karena mengalami penurunan harga di luar kebiasaan. Informasi terakhir UNIQ dipublikasikan pada 29 Januari 2026 terkait penjelasan volatilitas transaksi. Sementara itu, TEBE terakhir kali menyampaikan ringkasan risalah RUPS Luar Biasa pada 23 Januari 2026.
Berbeda dengan keduanya, saham NASI justru mengalami peningkatan harga yang luar biasa. Informasi terakhir dari perseroan adalah laporan bulanan registrasi pemegang efek pada 9 Januari 2026.
Investor diharapkan terus memperhatikan jawaban perusahaan atas konfirmasi Bursa. Selain itu, para pelaku pasar perlu mencermati kinerja perusahaan dan setiap keterbukaan informasi.
Bursa juga menyarankan investor mengkaji kembali rencana aksi korporasi emiten terkait. Segala kemungkinan yang timbul di masa depan harus dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan investasi.
Harga Saham
PT Ulima Nitra Tbk (UNIQ)
Pada perdagangan 4 Februari 2026, saham UNIQ ditutup di level Rp184. Harga turun Rp32 atau 14,81%. Saham dibuka di Rp210. Harga tertinggi tercatat Rp214 dan terendah Rp184. Volume transaksi mencapai 98,51 juta saham. Kapitalisasi pasar tercatat sekitar Rp577,57 miliar. Sepanjang tahun berjalan, UNIQ bergerak di kisaran Rp184 hingga Rp368. Dalam 52 minggu terakhir, rentangnya Rp184 sampai Rp650.
PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE)
Saham TEBE ditutup melemah ke Rp1.375. Harga turun Rp135 atau 8,94%. Saham dibuka di Rp1.535 dengan harga tertinggi Rp1.540 dan terendah Rp1.360. Volume perdagangan tercatat 8,96 juta saham. Kapitalisasi pasar berada di kisaran Rp1,77 triliun. Sepanjang 2026, saham ini bergerak di rentang Rp1.375 hingga Rp2.490. Dalam 52 minggu terakhir, pergerakan harga berada di kisaran Rp530 sampai Rp4.530.
PT Wahana Inti Makmur Tbk (NASI)
Berbeda dengan dua saham lainnya, NASI melonjak ke Rp185. Harga naik Rp39 atau 26,71%. Saham dibuka di Rp148. Harga tertinggi tercatat Rp197 dan terendah Rp148. Volume perdagangan mencapai 243,34 juta saham. Kapitalisasi pasar tercatat sekitar Rp149,37 miliar. Sepanjang tahun berjalan, NASI bergerak di rentang Rp108 hingga Rp185. Dalam 52 minggu terakhir, harganya berada di kisaran Rp50 sampai Rp197.
