STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Wismilak Inti Makmur Tbk (WIIM) mengumumkan, pihaknya telah meresmikan Office Block atau Gedung Perkantoran Divisi Filter di Jl. Buntaran No.18, Surabaya pada 27 Januari 2026.
Direktur WIIM, Krisna Tanimihardja dalam pengumuman tertulis yang disampaikan, Kamis 29 Januari 2026 mengemukakan, peresmian Office Block Divisi Filter tersebut dilakukan dalam rangka penyediaan fasilitas kerja yang lebih terintegrasi serta penyesuaian terhadap kebutuhan operasional Perseroan seiring dengan perkembangan kegiatan usaha. “Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung peningkatan efisiensi operasional Perseroan ke depan,”ujarnya.
Selain itu, demikian Krisna, peresmian Office Block tersebut juga sebagai bagian dari upaya perusahaan dalam memperkuat efisiensi operasional, melakukan sentralisasi fungsi kerja, meningkatkan kolaborasi lintas divisi, serta mendukung pertumbuhan bisnis Divisi Filter secara berkelanjutan.
Seperti diketahui, Office Block Divisi Filter tersebut dibangun di atas lahan seluas sekitar 1.080 meter persegi dengan total luas bangunan ± 1.872 meter persegi yang terdiri dari 2 lantai. Fasilitas tersebut difungsikan sebagai pusat kegiatan perkantoran Divisi Filter. Fasilitas ini mencakup antara lain fungsi Quality Control (QC), Research & Development (R&D), Production Planning & Control (PPC), Finance & Accounting, serta fungsi pendukung operasional lainnya.
Ditinjau dari sisi keuangan, WIIM membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp284,96 miliar pada kuartal III 2025, tumbuh 37,32% jika dibandingkan Rp207,51 miliar pada kuartal III 2024.
Pertumbuhan laba ini didukung oleh penjualan bersih WIIM yang meningkat 34,34% menjadi Rp4,6 triliun pada kuartal III 2025, Rp3,43 triliun pada periode sama 2024. Penjualan WIIM berasal dari penjualan lokal produk sigaret kretek mesin sebesar Rp2,88 triliun, filter Rp1,04 triliun, sigaret kretek tangan Rp645,92 miliar, cerutu Rp2,37 miliar, dan lainnya Rp5,82 miliar. Bahkan, WIIM juga mencatat penjualan ekspor sebesar Rp20,1 miliar pada kuartal III 2025. (konrad)
