back to top

Perkuat Modal Kerja, Anak Usaha Erajaya Suntik Dana Rp 44,55 Miliar ke MSN

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) melalui entitas anaknya, PT Erafone Artha Retailindo (EAR) resmi menyuntikkan tambahan modal kepada PT Mandiri Sinergi Niaga (MSN). Nilai transaksi ini mencapai Rp 44,559 miliar.

Aksi korporasi tersebut terlaksana pada Senin, 15 Desember 2025. EAR mengambil bagian atas saham baru yang diterbitkan oleh MSN. Sebanyak 19.804 lembar saham baru dikeluarkan dalam transaksi ini. Nilai nominal setiap saham tercatat sebesar Rp 2.250.000.

Suntikan dana ini membuat modal ditempatkan dan disetor MSN meningkat drastis. Modal MSN naik dari sebelumnya Rp 59,707 miliar menjadi Rp 104,266 miliar. Peningkatan modal ini bertujuan memperkuat operasional perusahaan. Manajemen menyebut dana tersebut dialokasikan sepenuhnya untuk kebutuhan modal kerja.

Hubungan kedua perusahaan ini sangat erat. EAR merupakan pemegang saham mayoritas MSN dengan kepemilikan 99,996%. Sementara itu, EAR sendiri adalah anak usaha terkendali milik Erajaya dengan kepemilikan saham mencapai 99,82%. Oleh karena itu, langkah ini dikategorikan sebagai transaksi afiliasi.

Kepala Bidang Hukum & Sekretaris Perusahaan ERAA, Amelia Allen memberikan penjelasan tertulis terkait tujuan transaksi ini.

“Informasi ini dibuat sehubungan dengan Transaksi Afiliasi antara MSN dan EAR yaitu pengambilan saham-saham baru yang dikeluarkan oleh MSN, yang mana dilakukan oleh EAR melalui Penyetoran Tambahan Modal MSN untuk digunakan sebagai modal kerja,” tulis Amelia dalam keterbukaan informasi, Selasa (16/12/2025).

Pasca transaksi, struktur kepemilikan saham di MSN mengalami perubahan nominal namun persentasenya tetap didominasi EAR. ERAA tetap memegang porsi saham yang sangat kecil di MSN sebesar 0,002%. Sisanya dikuasai penuh oleh EAR sebesar 99,998% dengan total nilai nominal saham mencapai Rp 104,265 miliar.

Transaksi ini dipastikan telah mematuhi regulasi pasar modal yang berlaku. Pelaporan dilakukan sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait transaksi afiliasi dan benturan kepentingan. Manajemen Erajaya menegaskan transparansi atas aksi korporasi yang melibatkan perusahaan terkendali ini.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Danantara Gas Pol Transformasi Krakatau Steel, Tambah Kapasitas 3 Juta Ton Baja

STOCKWATCH.ID, Jakarta – PT Danantara Indonesia terus memacu transformasi...

Anak Usaha Digugat PKPU, WIKA Buka Suara Soal Dampaknya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA)...

Genjot Hilirisasi Pertambangan, Komisi XII Puji Keterbukaan dan Akuntabilitas Vale Indonesia (INCO)

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Wakil Ketua MPR sekaligus anggota DPR...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru