Rabu, Januari 21, 2026
27.3 C
Jakarta

Perluas Pangsa Pasar, Mayora Jajaki Ekspor ke Nigeria

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Manajemen PT Mayora Indah Tbk (MYOR) mengumumkan, pihaknya telah menjalin kerjasama dengan pihak afiliasi, Mayora Nigeria Ltd untuk memasarkan produknya di negara tersebut. Langkah ini untuk memperluas pasar ekspor.

Yuni Gunawan, Sekretaris Perusahaan dalam keterangan tertulis, Kamis (12/10) menjelaskan, penajajakan kerja sama ini dengan Mayora Nigeria ini diperlukan mengingat kondisi pasar global yang semakin tidak memberi kepastian.

Menurut Yuni, adanya trading arms yang bersedia dan mampu mendukung pemasaran produk perseroan sangat dibutuhkan agar kinerja ekspor tetap terjaga. “Terobosan ini dibutuhkan agar kinerja Perseroan, khususnya penjualan pasar ekspor tetap terjaga,” tulis Yuni dalam keterangan tertulisnya.

Yuni mengakui, nilai ekspor Mayora Indah ke Nigeria masih tergolong minim. Seperti tergambar dalam laporan keuangan kuartal tiga 2023, ekspor ke Nigeria tercatat hanya sebesar US$45.452 atau 0,002% dari target tahun 2023.

Transaksi ini, papar Yuni adalah transaksi afiliasi karena adanya kesamaan pemegang saham utama dan komisaris utama Perseroan. Jogi Hendra Atmadja adalah Komisaris Utama MYOR dengan kepemilikan 25,24% saham. Selain itu, Jogi Hendra Atmadja juga merupakan pemegang 100% saham Mayora Nigeria Ltd. melalui Inbisco Singapore Ltd.

Per Juni 2023, MYOR membukukan pendapatan sebesar Rp14,81 triliun. Rincinya penjualan ke pasar dalam negeri sebesar Rp8,51 triliun dan ekspor sebesar Rp6,311 triliun. “Kami tidak menunjuk penilai independen karena obyek dari transaksi ini bukan merupakan transaksi yang mempunyai sifat luar biasa. melainkan merupakan transaksi jual beli biasa sebagaimana pada umumnya sesuai kegiatan usaha utama perseroan. Yaitu jual beli hasil produk perseroan seperti biskuit, wafer, permen, coklat, dan lain sebagainya,” kata  Yuni.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Private Placement Rampung, FOLK Kantongi Dana Segar Rp57 Miliar

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Multi Garam Utama Tbk (FOLK)...

Sertifikat Saham Petrosea (PTRO) Milik Eddy Handoko Hilang, Datindo Beri Waktu Enam Bulan untuk Keberatan

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan laporan...

BEI Update Status Pemantauan Khusus Saham UNSP dan INPS, Ini yang Perlu Diketahui Investor

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali memperbarui...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru