STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Petrosea Tbk (PTRO) melalui anak usahanya, yakni Scan- Bilt Pte, Ltd, telah menandatangani perjanjian kontrak dengan Aster Chemical and Energy Pte. Ltd, entitas anak PT Chandra Asri Pacific (TPIA) di Singapura pada tanggal 17 Desember 2025. Kontrak tersebut mencakup pekerjaan penyediaan layanan Engineering, Procurement & Construction (EPC).
Sekretaris Perusahaan PTRO Anto Broto dalam keterangan, Kamis 18 Desember 2025 menjelaskan, sesuai perjanjian, Perseroan akan melakukan pekerjaan sipil di fasilitas Aster Bukom Chemicals & Energy Complex dan Aster Jurong Island Chemical Complex yang berlokasi di Pulau Bukom dan Pulau Jurong di Singapura.
Selain itu, Scan-Bilt juga memperoleh Letter of Award untuk lingkup pekerjaan Integrated Facilities Management (IFM) dari Aster untuk kedua fasilitas tersebut.
“Nilai kontrak pekerjaan tersebut di atas mencapai US$29,07 juta dengan jangka waktu pekerjaan selama 24 bulan,” tulis Anto dalam keterangannya.
Fasilitas Aster di Pulau Bukom dan Pulau Jurong merupakan pusat produksi terpadu untuk kegiatan pengilangan dan petrokimia di Singapura yang terhubung melalui pipa bawah laut. Aster Bukom memiliki fasilitas kilang dan cracker etilena, sedangkan Aster Jurong berfokus pada produksi berbagai petrokimia utama, seperti ethylene oxide, ethoxylates, styrene monomer, dan propylene oxide.
Perlu diketahui, Scan-Bilt Pte. Ltd mendapat dukungan penuh Grup Petrosea, perusahaan multidisiplin terkemuka dengan rekam jejak lebih dari lima dekade dalam menyediakan layanan terintegrasi dari hulu hingga hilir. Seperti EPC, jasa pertambangan, ECPI lepas pantai, serta logistic untuk industri pertambangan dan minyak & gas di Asia Pacific dan Oceania, Singapura serta Papua Nugini.
“Perolehan kontrak ini akan berdampak positif terhadap peningkatan kinerja dan merupakan bagian dari ekspansi bisnis dan pengembangan usaha melalui strategi divesifikasi usaha,” ujarnya. Di sisi lain, lanjut Anto, Perseroan secara konsisten mengupayakan penciptaan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya di masa mendatang.
Hingga kuartal III 2025, PTRO mencatat laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar US$6,93 juta, melejit 142% jika dibandingkan US$2,86 juta pada kuartal III 2024. Lonjakan laba Perseroan ini didukung oleh pendapatan Perseroan yang tumbuh 18,4% menjadi US$603,84 juta pada kuartal III 2025, dari US$509,91 juta pada periode yang sama tahun 2024. (konrad)
