Petrosea (PTRO) Raih Kontrak Proyek EPCIC Lapangan Hidayah Petronas Senilai Rp156 Miliar

STOCKWAT.ID (JAKARTA) – PT Petrosea (PTRO) melalui, PT Hafar Daya Konstruksi (HDK), akan usaha Perseroan dengan kepemilikan 51% saham berhasil memperoleh kontrak pengembangan lapangan Hidayah dari Petronas Carigali North Madura II Ltd., anak usaha Petroliam Nasional Berhad (PETRONAS).

Dito Danarianto Sudarbo, Wakil Presiden Direktur PT Hafar Daya Konstruksi (HDK) dalam keterangan tertulis, Jumat 7 November 2025 mengemukakan, nilai kontrak proyek Lapangan Hidayah ini mencapai US$9,5 juta atau setara Rp156 miliar.

Menurut Dito, ruang lingkup pekerjaan yang akan dilakukan oleh HDK mencakup penyediaan layanan Engineering, Procurement, Construction, Installation and Commissioning (EPCIC) untuk Integrated Wellhead Central Processing Platform (WHCPP), serta Subsea Pipeline and Pipeline End Terminal (PLET) pada Proyek Pengembangan Lapangan Hidayah Tahap 1. Dalam pengerjaan proyeksi tersebut, HDK berkonsorsium dengan PT Gunanusa Utama Fabricators.

Dito mengatakan, ekspansi bisnis HDK merupakan langkah strategis untuk memperkuat peran perusahaan dalam mendukung kemandirian energi nasional. “Melalui kolaborasi dengan mitra global seperti PETRONAS, kami terus membuktikan kemampuan perusahaan nasional dalam menghadirkan solusi rekayasa dan konstruksi bertaraf internasional,” ujarnya.

Adapun ekspansi bisnis yang tengah dilakukan HDK adalah bagian dari strategi pengembangan usaha Petrosea yang dilakukan secara non-organik, melalui diversifikasi bisnis dan peningkatan kapabilitas terbaru di bidang Engineering, Procurement, Construction and Installation (EPCI) lepas pantai. (konrad)

- Advertisement -

Artikel Terkait

Cetak Laba Rp56,65 Triliun, BBRI Bagikan Dividen Jumbo Rp52,1 Triliun

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk...

BEI Depak 18 Emiten Termasuk SRIL, Inilah Daftar Lengkap Pemegang Saham dan Jajaran Manajemennya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan pembersihan...

BEI Resmi Delisting 18 Emiten Sekaligus Mulai November 2026, Ini Daftar Lengkapnya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan langkah...

Populer 7 Hari

Berita Terbaru