PP Persero Garap Proyek BNI Pantai Indah Kapuk Dua Senilai Rp1,4 Triliun
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT PP Persero Tbk (PTPP) melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek Bank Negara Indonesia (BBNI) yang berlokasi di Pantai Indah Kapuk 2 atau Pantai Indah Kap...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT PP Persero Tbk (PTPP) melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama proyek Bank Negara Indonesia (BBNI) yang berlokasi di Pantai Indah Kapuk 2 atau Pantai Indah Kapuk Dua (PANI) senilai Rp1,4 triliun. Bangunan tersebut, mengusung konsep Green Building dengan kualifikasi LEED Platinum Level Pertama Indonesia.
Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi kolaborasi antara BUMN dan private sector untuk pertumbuhan kota baru diharap berkontribusi untuk pertumbuhan ekonomi nasional. Pembangunan properti, menurut Eric, ย menjadi salah satu fondasi dalam pertumbuhan kota baru, terlebih pembangunan diusung mengedepankan konsep Green Building mendukung sustainability, dan ESG.
โDengan dinamika persaingan ekonomi dunia saat ini, kita harus berkolaborasi. Hal ini penting guna menunjang pertumbuhan, menjaga stabilitas perekonomian indonesia, dan menumbuhkan lapangan kerja, yang pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat,โ kata Eric dalam sambutan, Selasa (20/2/2024).
Dirut Utama PTPP Novel Arsyad mengatakan, PTPP menargetkan meraih sertifikasi green building LEED untuk proses konstruksi Gedung BNI kawasan PIK 2 yang akan menjadi gedung BUMN pertama Indonesia mengimplementasikan green building dengan kualifikasi LEED Platinum Level. โPTPP berkomitmen mengirimkan tim terbaik agar pembangunan Gedung BNI Kawasan PIK 2 selesai dengan kualitas terbaik, tepat waktu, zero accident, tetap memperhatikan kaidah manajemen risiko, dan selalu memperhatikan keberlangsungan lingkungan sekitar," ujarnya.
Seperti diketahui, proyek pembangunan Gedung BNI Kawasan PIK 2 memiliki nilai kontrak senilai Rp1,4 triliun dengan masa pelaksanaan selama 17 bulan, dan merupakan proyek rancang bangun terdiri dari 3 bangunan utama di lahan seluas 10.218 meter persegi. Lingkup pekerjaan PTPP meliputi tahapan perencanaan, perizinan, pekerjaan struktur & arsitektur, MEP, interior & area publik, dan infrastruktur. Konsep design bangunan gedung berupa emerald atau batu permata, bermakna mengelaborasikan identitas BNI dinamis, elegant, dan iconic.
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Laba Bersih AVIA Tembus Rp938 Miliar, Naik 20,7% pada Semester I 2026
- Tunggal Jaya Investama Borong 1,6 Juta Saham IMPC di Atas Harga Pasar
- Mayoritas Bursa Saham Asia Parkir di Zona Merah, Nikkei Anjlok 2,5%
- HUT ke-81 RI, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Ekonomi dan Masyarakat
- HUT ke-81 RI, Danantara dan BRI Perluas Layanan hingga Perbatasan dan Pulau Terl...
- 85% BTS Telkomsel Pulih Pasca Gempa NTT, 2.600 Pelanggan IndiHome Kembali Terlay...
- Verah Wahyudi Jual 2,5 Juta Saham TAMA, Porsi Kepemilikan Turun
- RUPSLB Millennium Pharmacon (SDPC) Rombak Direksi dan Komisaris
- Harga Emas Dunia Kembali Melambung, Ini Faktor Makro Pemicunya
- Trump Ancam Bom Oman dan Selat Hormuz Lumpuh, Bursa Saham Eropa Kompak Memerah
- Laba Bersih Emiten Migas Grup Bakrie (ENRG) Melesat 27% Jadi USD45,23 Juta di Se...
- Perjanjian Damai AS-Iran Berakhir, Harga Minyak Dunia Melonjak
- Tensi Timur Tengah Memanas, Indeks Dow Jones Terkoreksi 270 Poin