Senin, Januari 12, 2026
24.1 C
Jakarta

Prabowo Absen Lagi di Pembukaan BEI, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya 

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa angkat bicara soal ketidakhadiran Presiden Prabowo Subianto di Bursa Efek Indonesia (BEI). Presiden kembali absen dalam seremonial pembukaan perdagangan awal tahun 2026. Purbaya menegaskan hal ini bukan masalah besar karena Presiden tengah fokus menangani korban bencana.

Purbaya menjelaskan posisi Presiden yang memilih terjun langsung ke lapangan. Menurutnya, langkah tersebut justru menunjukkan kepedulian tinggi Kepala Negara terhadap rakyat. Ketidakhadiran fisik di gedung bursa tidak mengurangi komitmen pemerintah terhadap ekonomi.

“Presiden lagi di Aceh. Itu juga menunjukkan bahwa Presiden amat peduli dengan masalah yang dialami masyarakat. Artinya apa? Yang lain pun nanti akan diperhatikan, termasuk ekonomi. Jadi, komitmen Presiden terhadap masyarakat, terhadap ekonomi, amat kuat. Diperlihatkan dengan kunjungannya ke Aceh itu. Jadi, nggak masalah, nggak apa-apa. Kan alat-alatnya Presiden di sini semua,” ujar Purbaya usai acara Pembukaan Perdagangan BEI Tahun 2026 di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

Absennya Prabowo kali ini menambah daftar panjang ketidakhadirannya di bursa. Sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, Prabowo tercatat belum pernah menghadiri seremonial penutupan maupun pembukaan perdagangan secara langsung. Tradisi Presiden meresmikan pembukaan pasar belum terlaksana hingga awal 2026.

Catatan ketidakhadiran dimulai saat Penutupan Perdagangan Tahun 2024 pada 30 Desember 2024. Saat itu, peresmian dilakukan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK, Inarno Djajadi. Selanjutnya, pada Pembukaan Perdagangan Tahun 2025, Prabowo batal hadir dan diwakilkan oleh Menteri Keuangan saat itu, Sri Mulyani Indrawati.

Pola ini berlanjut pada Penutupan Perdagangan Tahun 2025. Acara kembali dipimpin oleh pejabat OJK, Inarno Djajadi. Terakhir, pada Pembukaan Perdagangan Tahun 2026, Presiden kembali dijadwalkan hadir namun batal. Tugas tersebut akhirnya diwakilkan kepada Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.

Presiden Prabowo diketahui sedang melakukan kunjungan kerja di Aceh. Ia meninjau proses pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Tamiang pada libur tahun baru, Kamis (01/01/2025). Kunjungan ini merupakan lanjutan dari agenda kerja sehari sebelumnya di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, memberikan keterangan terkait aktivitas Presiden. Ia menyebut Presiden ingin memastikan rehabilitasi berjalan cepat.

“Hari ini di hari pertama tahun 2026 beliau berkunjung ke Tamiang dan tadi menggelar rapat koordinasi dengan beberapa menteri terkait. Sekali lagi untuk memastikan proses rehabilitasi, proses rekonstruksi berjalan dengan secepat-cepatnya,” ucap Prasetyo.

Dalam kunjungan tersebut, Presiden turut meninjau pembangunan rumah hunian Danantara. Ratusan unit hunian kini telah dibangun di lokasi terdampak. Ini merupakan bagian dari rencana besar pembangunan 15 ribu unit hunian di tiga provinsi yang terkena bencana.

- Advertisement -

Artikel Terkait

Harga Saham Melonjak Tajam, Empat Emiten Ini Dipantau Ketat BEI

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan empat...

Harga Saham Terbang Tinggi, BEI Hentikan Sementara Perdagangan 4 Emiten Ini

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara...

Obligasi Bank UOB Rp500 Miliar Resmi Tercatat di BEI Hari Ini, Imbal Hasil 6,5%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Bank UOB Indonesia resmi mencatatkan...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Populer 7 Hari

Berita Terbaru