Stockwatch.id Versi penuh
Market

Preskom Astra (ASII) Prijono Sugiarto Tambah Kepemilikan Saham Perusahaan, Ini Tujuannya

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Prijono Sugiarto, Presiden Komisaris PT Astra International Tbk ASII),  kembali menambah kepemilikan dengan memborong sebanyak 54.500 lembar saham perusahaan otomotif terbesar...

Oleh konrad 30 Jun 2026 18:22 2 menit baca

STOCKWATCH.ID (JAKARTA)- Prijono Sugiarto, Presiden Komisaris PT Astra International Tbk ASII),  kembali menambah kepemilikan dengan memborong sebanyak 54.500 lembar saham perusahaan otomotif terbesar Indonesia ini melalui BEI pada tanggal  26 Juni 2026.

Berdasarkan laporan perubahan kepemilikan saham yang disampaikan Manajemen ke BEI, Selasa 30 Juni 2026 , Prijono Sugiarto membeli saham ASII pada harga Rp4.847 per lembar  senilai Rp264 juta. Tujuan transaksi adalah investasi dengan status kepemilikan saham langsung.

Pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia tanggal 26 Juni 2026, saham perusahaan otomotif ASII ditutup di  level Rp4.760  per unit. Dengan demikian, Prijono Sugiarto membeli saham ASII di atas harga pasar. Komisaris Astra International tersebut membeli lebih mahal Rp87 per unit.

Setelah pembelian tersebut, Prijono Sugiarto  menguasai sebanyak  5.535.800 lembar atau setara 0,0137%, dari sebelumnya sebanyak 5481.300 unit atau setara dengan 0,0135%.

Di Bursa Efek Indonesia, saham ASII ditutup turun 4,03% menjadi Rp4.520 per unit pada, Selasa 30 Juni 2026, dibanding sehari sebelumnya di Rp4.730 per unit. Selama periode sepekan, saham ASII turun 2,58%, Jika dibandingkan antara harga 02 Juni 2026 sebesar Rp5.600 per unit terhadap penutupan hari ini, maka harga saham emiten otomotif ini  turun sebesar 7,75%.

PT Astra International Tbk (ASII) adalah perusahaan industri otomotif. Astra telah mendiversifikasi bisnisnya ke dalam tujuh segmen, seperti otomotif, pembiayaan, pertambangan dan konstruksi, serta agrobisnis. Perusahaan ini juga merupakan distributor tunggal beberapa merek otomotif ternama: Toyota, Daihatsu, Honda, Peugeot, dan BMW.

Topik terkait
Astra International Presiden Komisaris Buat Investasi Tambah Kepemilikan Tujuan Transaksi Nilai Transaksi Kepemilikan Bertambanh