STOCKWATCH.ID (JAKARTA) – PT Prime Agri Resources Tbk (SGRO) mengumumkan, Perseroan telah menyiapkan dana untuk pelunasan pokok obligasi Berkelanjutan I SGRO Tahap II Tahun 2021 seri B dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I SGRO Tahap II tahun 2021 seri B senilai total Rp205,2 miliar yang jatuh tempo pada 17 Maret 2026.
Heri Harjanto, Direktur SGRO dalam keterbukaan informasi, Selasa 24 Februari 2026 mengatakan , pelunasan surat utang tersebut meliputi pokok Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2021 Seri B sebesar Rp46,95 miliar, dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2021 seri B senilai Rp158,25 miliar.
Seperti diketahui, Obligasi Berkelanjutan I SGRO Tahap II tahun 2021 senilai Rp174,615 miliar dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2021 senilai Rp394,885 miliar diterbitkan oleh Perseroan pada bulan Maret 2021.
Obligasi SGRO ini terdiri atas seri A dengan jumlah pokok sebesar Rp127,665 miliar memiliki tenor tiga tahun dan bunga 9,45% per tahun, dan seri B senilai Rp46,95 miliar berbunga 10,35% per tahun dengan jangka waktu lima tahun.
Sementara Sukuk Ijarah Berkelanjutan I SGRO Tahap II Tahun 2021 terdiri atas seri A sebesar Rp236,635 miliar dengan jangka tiga tahun dan imbalan ijarah Rp22,36 miliar, dan seri B senilai Rp158,35 miliar memiliki tenor lima tahun dengan cicilan imbalan sekitar Rp16,37 miliar.
Dana hasil emisi obligasi, sebesar 74% untuk pelunasan lebih awal pokok utang bank milik perseroan, sekitar 6% untuk pelunasan lebih awal sebagian pokok utang bank milik entitas usaha PT Usaha Agro Indonesia, dan sekitar 20% untuk kebutuhan modal kerja perseroan.
Adapun dana dari sukuk akan digunakan 100% untuk melunasi sisa pokok utang bank milik PT Usaha Agro Indonesia, entitas anak milik Perseroan. (konrad)
