Bareskrim Usut Kasus IPO dan Manipulasi Pasar Modal, BEI dan OJK Buka Suara Soal Sanksi
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan menegaskan komitmen menjaga integritas pasar modal di tengah pengusutan sejumlah kasus dugaan manipulasi pasar oleh aparat pen...
โKami melihat dari sisi pola transaksi dan disclosure informasi. Mekanisme pasar tetap kami jaga sesuai ketentuan,โ kata Nyoman Yetna.
Ia menambahkan, selama fluktuasi harga masih mencerminkan mekanisme pasar yang wajar, tidak selalu diperlukan intervensi langsung. Namun, BEI tetap memantau kondisi secara berkelanjutan.
Kasus yang tengah disorot melibatkan IPO PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) yang diduga tidak memenuhi persyaratan kelayakan aset. Perusahaan tersebut disebut meraup dana Rp97 miliar dari IPO. Penyidik juga mengungkap adanya manipulasi data material dengan melibatkan oknum mantan pegawai BEI. Dalam pengembangan terbaru, Bareskrim menetapkan tiga tersangka baru dan menggeledah kantor PT Shinhan Sekuritas sebagai penjamin emisi.
Selain itu, Bareskrim juga menangani kasus PT Narada Aset Manajemen dengan aset sitaan Rp207 miliar serta PT Minapadi Aset Manajemen dengan aset yang diblokir Rp467 miliar. Kedua perkara tersebut terkait dugaan manipulasi transaksi saham dan pengelolaan reksa dana.
Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menegaskan mekanisme sanksi terhadap dugaan manipulasi pasar telah diatur secara jelas dalam peraturan.
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...
- Penjualan Indofood Tembus Rp65,53 Triliun, Tapi Laba Bersih Turun Gara-Gara Ini
- Telkom Cetak Laba Rp14,21 Triliun di Semester I 2026, Pendapatan Tembus Rp75,88...
- SIMP Kantongi Laba Rp874 Miliar di Semester I 2026, Penjualan CPO Melonjak 15%
- Simak Top 5 Net Foreign Buy Sepekan: BBCA Jadi Incaran Investor Asing, TPIA Pimp...
- Kinerja IHSG Juli 2026 Menguat Tajam 10,51%, Investor Nikmati Reli Bursa
- IHSG Ditutup Naik 49,762 Poin ke 6.236,126, Mayoritas Saham dan Bursa Asia Mengh...
- JakOne Mobile Berjaya, Bank Jakarta Sabet Penghargaan Digital Excellence Awards...
- Penjualan ICBP Capai Rp41,86 Triliun, Kenapa Laba Bersih Justru Susut 33% di Sem...