BEI Akhirnya Buka Suspensi Saham Ini, Mulai Diperdagangkan Lagi 19 November
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali suspensi perdagangan Saham PT City Retail Developments Tbk (NIRO). Pembukaan dilakukan setelah otoritas menilai pergerakan harga...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) membuka kembali suspensi perdagangan Saham PT City Retail Developments Tbk (NIRO). Pembukaan dilakukan setelah otoritas menilai pergerakan harga saham ini sudah kembali stabil. Suspensi dicabut untuk seluruh perdagangan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai mulai sesi I pada 19 November 2025.
Keputusan ini menandai akhir masa suspensi yang sudah berjalan sejak 7 November 2025. Saat itu perdagangan saham NIRO dihentikan karena lonjakan harga yang sangat cepat dalam kurun waktu singkat.
Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menyampaikan pengumuman resmi melalui keterbukaan informasi. โDengan ini diumumkan bahwa suspensi atas perdagangan saham PT City Retail Developments Tbk (NIRO) di Pasar Reguler dan Pasar Tunai dibuka kembali mulai Sesi I tanggal 19 November 2025,โ ujarnya dalam keterbukaan informasi, Selasa (18/11/2025).
Sebelum suspensi dicabut, saham NIRO mencatat reli agresif. Pada perdagangan Kamis (6/11/2025), harga saham ini melonjak 25% ke level Rp350 per saham dari sebelumnya Rp280. Sepanjang sesi, saham NIRO bergerak di rentang Rp272 hingga Rp350 per saham. Volume perdagangan mencapai 9,73 juta lembar.
Lonjakan tersebut langsung mengerek kapitalisasi pasar NIRO menjadi sekitar Rp7,76 triliun. Saham ini juga mencatat kenaikan signifikan sepanjang tahun berjalan. Harga saham NIRO sudah bergerak dari level terendah Rp120 hingga menyentuh level tertinggi tahunannya di Rp350 per saham.
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- IHSG Sesi I Menguat 0,57% ke 6.270,155, Saham BBCA dan UNVR Pimpin Penguatan
- Bakrie Capital Tebus 66,46 Miliar Saham BNBR, Kepemilikan Naik ke 25,31%
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- IHSG Sesi I Menguat 0,57% ke 6.270,155, Saham BBCA dan UNVR Pimpin Penguatan
- Bakrie Capital Tebus 66,46 Miliar Saham BNBR, Kepemilikan Naik ke 25,31%
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...
- WOMF Serap 100% Dana Obligasi Rp779,52 Miliar untuk Pembiayaan Konsumen
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Trump Batalkan Serangan ke Iran
- Stock Futures Wall Street Naik Tipis Usai Dow Jones Cetak Rekor Tertinggi