BI Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,50%

STOCKWATCH.ID (JAKARTA) - Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI 7-Day (Reverse) Repo Rate (BI7DRR) sebesar 25 basis poin menjadi 5,50%. Demikian dikemukakan Erwin Haryono,...

BI Naikkan Suku Bunga Acuan Menjadi 5,50%
Bacakan Artikel

Perlambatan ekonomi global tersebut dipengaruhi oleh fragmentasi ekonomi, perdagangan dan investasi akibat ketegangan politik yang berlanjut serta dampak pengetatan kebijakan moneter yang agresif di negara maju.

BI memprakirakan, ekonomi dunia tumbuh sebesar 3% pada 2022 dan menurun menjadi 2,6% pada 2023. Sementara itu, tekanan inflasi masih tinggi, meskipun mulai melandai, dipengaruhi berlanjutnya gangguan rantai pasokan dan ketatnya pasar tenaga kerja terutama di AS dan Eropa.

Inflasi yang masih tinggi mendorong kebijakan moneter global tetap ketat. The Fed diprakirakan akan menaikkan Fed Funds Rate hingga awal 2023 dengan siklus pengetatan kebijakan moneter yang panjang, meskipun dengan besaran yang lebih rendah.

Perkembangan ini, menurut Erwin, mendorong tetap kuatnya mata uang dolar AS dan masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Hal ini kemudian akan berdampak pada belum kuatnya aliran modal masuk ke negara berkembang, termasuk Indonesia.

Pilih Halaman:
  • 1
  • 2