Hartarto Ciputra Melepas 52,7 Juta Saham INCF, Kepemilikan Tersisa 2,22%
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Hartarto Ciputra memangkas porsi kepemilikan sahamnya di PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) setelah melepas total 52,7 juta lembar saham melalui dua transaksi penjualan pada...
STOCKWATCH.ID (JAKARTA) โ Hartarto Ciputra memangkas porsi kepemilikan sahamnya di PT Indo Komoditi Korpora Tbk (INCF) setelah melepas total 52,7 juta lembar saham melalui dua transaksi penjualan pada April 2026.
Berdasarkan keterbukaan informasi yang dipublikasikan pada 9 Mei 2026, Hartarto melakukan penjualan pertama pada 15 April 2026 sebanyak 7,5 juta lembar saham di harga Rp67 per saham. Transaksi tersebut dilakukan dengan tujuan profit taking atau pengambilan keuntungan.
Selanjutnya, pada 20 April 2026, Hartarto kembali menjual 45,2 juta lembar saham INCF di harga Rp58 per saham. Sama seperti transaksi sebelumnya, aksi tersebut juga dilakukan untuk tujuan pengambilan keuntungan.
Sebelum melakukan penjualan, Hartarto sempat menambah kepemilikan saham INCF. Pada 2 Februari 2026, ia membeli 1 juta lembar saham di harga Rp64 per saham untuk investasi jangka panjang.
Setelah pembelian tersebut, kepemilikan Hartarto sempat meningkat menjadi 84,7 juta lembar saham atau setara 5,89%. Namun, usai serangkaian aksi jual pada April 2026, kepemilikannya menyusut menjadi 32 juta lembar saham atau sekitar 2,22%.
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
- RANS Gelar RUPSLB 10 September 2026, Bahas Apa?
- MDKA Bayar Pokok dan Bunga Obligasi Rp1,504 Triliun, Komitmen ke Investor Terpen...
- TPIA Siapkan Capex Lebih dari USD1 Miliar dalam Lima Tahun, Fokus Pertumbuhan da...
- Direktur TPMA Jual 2 Juta Saham, Porsi Free Float Naik ke 29,48%
- RANS Gelar RUPSLB 10 September 2026, Bahas Apa?
- Laba PGEO Naik 15,48% Jadi USD79,61 Juta di Semester I 2026, Ini Penopangnya
- MDKA Bayar Pokok dan Bunga Obligasi Rp1,504 Triliun, Komitmen ke Investor Terpen...
- IHSG Berpeluang Koreksi Jangka Pendek, Intip 6 Saham Pilihan BNI Sekuritas Hari...
- Harga Emas Dunia Melandai, Investor Pantau Risiko Inflasi dan Timur Tengah
- OJK: Pasar Modal Indonesia Mulai Masuk Fase Pemulihan di Awal Triwulan III 2026
- Diplomasi Trump ke Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 4,5%, Bursa Saham Eropa Parkir...
- Menkeu Purbaya: Ekonomi RI Triwulan II 2026 Diprakirakan Tetap Tumbuh Kuat, Ini...